Suara.com - Perumda Dharma Jaya berencana membangun gudang dingin penyimpan daging di sejumlah tempat di Jakarta. Diperkirakan fasilitas baru ini bisa memiliki kapasitas besar hingga menampung 25 ribu ton daging.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, pembangunan cold storage ini merupakan bagian dari upaya melakukan transformasi bisnis inti menjadi empat Strategic Bussiness Unit (SBU), yaitu SBU Hub Logistik, SBU Penggemukan Sapi dan Perdagangan, SBU Rumah Potong (RPH) dan SBU Swalayan Protein.
Selain itu, adanya cold storage kapasitas besar juga membantu pemenuhan kebutuhan daging di Jakarta.
“Kita punya rencana untuk melakukan SBU yang terkait dengan logistik. Kita akan kuasai bisnis rantai dingin (cold chain integration business) dengan rencana pembangunan cold storage di beberapa lokasi di DKI Jakarta dengan total kapasitas 25.000 ton sampai dengan
2026 bersama armada berpendingin. Itu semua akan kita siapkan untuk mendukung kebutuhan Jakarta,” ujar Raditya kepada wartawan, Jumat (26/5/2023).
Selain itu, kata Raditya, akselerasi transformasi dilakukan agar bisa menjadi pemain utama dan terdepan di sektor industri daging dan turunannya di DKI Jakarta.
“Kami berharap menjadi pemain utama di industri daging dan turunannya. Juga siap
menjadi salah satu tulang punggung bagi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan daging dengan harga terjangkau sebagai bagian dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta,” ucapnya.
Lebih lanjut, Raditya menyebut transformasi bisnis ini sangat penting dilakukan untuk menjawab kebutuhan kota DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian dan bisnis.
“Transformasi ini yang harus kita siapkan, karena peran Jakarta akan meningkat di sektor bisnis dan jasa,” pungkas Raditya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Tinggalkan Borneo FC, Stefano Lilipaly Kembali ke Persija
Berita Terkait
-
Berapa Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung? Simak Ulasannya
-
CEK FAKTA: Benarkah Jakarta Macet Total Akibat Konvoi Mahasiswa se-Indonesia Dukung Bacapres Anies Baswedan?
-
Pembuat Running Text Bertuliskan Plt Wali Kota Bekasi Bobrok Bakal Dilaporkan ke Kepolisian?
-
Pembangunan LRT 1B Rute Velodrome-Manggarai Bakal Makan Biaya Rp 5,5 Triliun
-
CEK FAKTA: Tinggalkan Borneo FC, Stefano Lilipaly Kembali ke Persija
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau