Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Leap-Telkom Digital (Leap) berkomitmen mendukung percepatan digitalisasi Indonesia secara berkelanjutan melalui produk dan layanan digital unggulan yang dimiliki. Hal ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk terus mendorong transformasi digital yang merata di tanah air.
Atas upaya tersebut, Leap yang diluncurkan pada 2022 lalu mendapat apresiasi sebagai salah satu Brand for Good 2023 dalam ajang The 8th WOW Brand Festive Day 2023 yang diselenggarakan oleh Markplus, beberapa waktu lalu. Apresiasi diterima langsung oleh Executive Vice President Digital Business & Technology Telkom, Komang Budi Aryasa.
Brand for Good merupakan brand community yang dimiliki Markplus dalam ajang The 8th WOW Brand Festive Day 2023, sebuah perhelatan tahunan yang rutin diselenggarakan Markplus untuk memberikan apresiasi kepada kontributor marketing atau brand di Indonesia yang memiliki tingkat brand awareness tinggi.
Executive Vice President Digital Business & Technology Telkom, Komang Budi Aryasa menyampaikan, penghargaan ini membawa Leap untuk terus menjadi katalis dalam tranformasi digital di pemerintahan maupun korporasi.
“Kepercayaan ini memotivasi Leap untuk terus melampaui harapan dan memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan,” ujar Komang.
Komang menambahkan, mengemban predikat brand digital terbaik juga menjadi pemicu bagi Leap untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk serta layanan digital yang dimiliki. Leap berkomitmen untuk terus menjaga standar keunggulan yang ditetapkan dan selalu memberikan pengalaman yang luar biasa kepada pelanggannya. Dengan begitu, Leap dapat terus membangun kepercayaan dan kesetiaan pelanggan.
Melalui Leap, Telkom berupaya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan platform digital cerdas yang berkelanjutan, ekonomis, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Hal ini selaras dengan visi Telkom untuk menjadi perusahaan digital telekomunikasi pilihan utama yang mampu memajukan masyarakat. Saat ini, Leap Telkom Digital telah menyentuh berbagai sektor prioritas, yaitu sektor UMKM, sektor pertanian, dan sektor logistik.
Berita Terkait
-
Telkom Konsisten Dorong Digitalisasi di Sektor Bisnis Perdagangan Demi Akselerasi Ekonomi Digital Nasional
-
Wujudkan Untad Ready To One Kliks Universitas Tadulako Sepakati Kerjasama Pengembangan Teknologi dan Informasi Univesitas Telkom
-
Wujudkan Masyarakat Digital, Telkom Dukung Percepatan Pemerataan Digitalisasi Pendidikan
-
Telkom Hadirkan PaDi yang Konsisten Dukung Pengembangan UMKM Indonesia
-
Kualitas Akses Internet Andal TelkomGroup Sukseskan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!
-
MBG Bertransformasi: dari Piring Makan ke Jaring Pengaman Sosial