Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Kabaintelkam Polri Komjen Wahyu Widada sebagai Ketua Komisi Sidang Etik Polri (KKEP) Irjen Teddy Minahasa.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebut setidaknya terdapat empat jenderal bintang dua atau Irjen lainnya bertindak sebagai wakil ketua sidang dan anggota KKEP.
Sidang KKEP terhadap terduga pelanggar Teddy tersebut sudah berlangsung sejak 09.20 WIB. Dalam persidangan tersebut dihadirkan 13 saksi dan juga satu ahli.
Sebelumnya, Teddy Minahasa telah divonis hukuman penjara seumur hidup. Vonis itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntutnya dengan hukuman mati.
Majelis hakim meyakini Teddy Minahasa terbukti melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
Lantas, seperti apakah sepak terjang Komjen Wahyu Widada yang pimpin sidang etik Teddy Minahasa tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Sepak Terjang Komjen Wahyu Widada
Wahyu Widada merupakan pria kelahiran Sleman, Yogyakarta pada 11 September 1969. Ia merupakan lulusan dari akademi kepolisian (Akpol) pada tahun 1991 sekaligus merupakan teman satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Pada saat ia berhasil menyelesaikan pendidikannya di Akpol, Wahyu menyandang gelar lulusan terbaik dan meraih Adhi Makayasa. Ia juga tercatat pernah menduduki jabatan sebagai Kapolres Pekalongan Kapolres Metro Tangerang.
Baca Juga: Sidang Etik Eks Kapolda Sumbar Teddy Minahasa, Hadirkan 13 Saksi dan 1 Ahli
Tak hanya itu, Wahyu Widada diketahui pernah memegang jabatan sebagai Sespri Kapolri di tahun 2009, Dirreskrimum Polda Banten (2013), Staff Kepresidenan (2015), dan juga Wakapolda Riau (2018).
Ia merupakan anggota polisi yang pernah mengampanyekan perekrutan anggota Polri yang bersih pada tahun 2017. Pada saat itu, ia memegang jabatan sebagai Karojianstra SSDM Polri.
Jenderal bintang tiga tersebut juga pernah dipercaya memegang jabatan sebagai Kapolda Gorontalo (2019) dan Kapolda Aceh (2020).
Lalu, pada tahun 2021, Irjen Wahyu memegang jabatan sebagai Asisten Kapolri bidang SDM. Tak hanya itu, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Tim Naskah Proper Test Listyo Sigit Prabowo tahun 2021 di DPR.
Ia menduduki jabatan sebagai Kabaintelkam setelah dilantik oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Saat itu, Kapolri melantik sejumlah pejabat utama (PJU) Mabes Polri termasuk tiga komisaris jenderal (Komjen). Kapolri juga menaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada sejumlah anggota salah satunya yaitu Irjen Wahyu Widada.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Sidang Etik Eks Kapolda Sumbar Teddy Minahasa, Hadirkan 13 Saksi dan 1 Ahli
-
Dipimpin Jenderal Bintang 3, Sidang Etik Irjen Teddy Minahasa Hadirkan 13 Saksi dan 1 Ahli
-
Lewat Sidang Etik, Jadi Penentu Nasib Teddy Minahasa di Polri
-
Diadili Empat Jenderal, Sidang Etik Teddy Minahasa Dipimpin Kabaintelkam Komjen Wahyu Widada
-
Jalani Sidang Etik Hari Ini, Irjen Teddy Minahasa Terancam Dipecat usai Lolos Hukuman Mati
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif