Sejarah Singkat Lahirnya Pancasila
Sejarah lahirnya Pancasila menjadi dasar dan ideologi negara bermula dari sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang dibentuk oleh Pemerintah Jepang.
Saat itu, Pemerintahan Jepang membentuk BPUPKI tersebut sebagai 'iming-iming' bagi rakyat Indonesia agar mereka mau menerima pasukan dari Negeri Sakura untuk datang ke Tanah Air setelah terjadinya peristiwa Perang Dunia II.
BPUPKI lantas menyiapkan beberapa hal yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia agar merdeka dalam sidang perdana yang digelar pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Salah satu agenda yang dibahas dalam sidang tersebut adalah terkait dasar negara bagi Indonesia setelah merdeka.
Di dalam pembahasannya, Soekarno yang menjadi salah satu daru anggota BPUPKI memperkenalkan Pancasila sebagai gagasan untuk dasar dan ideologi negara Indonesia. Gagasan tersebut kemudian disampaikannya dalan sidang hari terakhir, yakni pada 1 Juni 1945. Dari situlah, pemerintah kemudian menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.
Meskipun Pancasila dijadikan sebagai dasar negara namun masih mengalami penyusunan hingga pada akhirnya dituangkan di dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 oleh Panitia Sembilan.
Pancasila kemudian ditetapkan sebagai dasar negara dalam rumusan final pada 18 Agustus 1945. Proses tersebut dilakukan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
Demikian tadi jawaban terkait pertanyaan apakah 1 Juni 2023 libur. Seperti yang diketahui, 1 Juni adalah hari Lahir Pancasila dan ditetapkan sebagai tanggal merah libur nasional. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Baca Juga: Teks Doa Hari Lahir Pancasila 2023 untuk Upacara Tanggal 1 Juni 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak
-
Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
-
Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan
-
Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?
-
Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh
-
Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha
-
Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi
-
Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat
-
Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak