Suasana desa mencekam
Pasca terjadinya aksi carok massal di Bangkalan hingga mengakibatkan satu orang tewas, situasi di Desa Tanah Merah Laok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan kian mencekam.
Sejumlah titik di daerah tersebut kini dijaga oleh pasukan Brimob. Anggota kepolisian juga ada yang melakukan patrol menggunakan kendaraan roda dua, dilengkapi dengan senjata laras panjang.
TNI dan Brimob diturunkan
Untuk menjaga keamanan lingkuna di Bangkalan pasca aksi carok di Desa Tanah Merah Tahan laok, ratusan anggota Brimob telah diturunkan.
Kapolsek Tanah Merah AKP Eko Siswanto mengungkapkan, sejak Minggu (4/6/2023), satu kompi personel Brimob telah diturunkan untuk menjaga keamanan.
Tak hanya itu, anggota TNI juga diturunkan ke lapangan untuk membantu keamanan. Namun AKP Eko mengaku tidak mengetahui dengan pasti jumlah anggota TNI yang diturunkan.
Polisi minta warga jaga kondusifitas
Terkait dengan peristiwa carok yang beredar melalui video pendek di aplikasi pesan WhatsApp, Kapolres Bangkapan AKBP Febri Isman meminta agar masyarakat tidak panik.
Baca Juga: Ngeri! Pecah Carok Massal di Tanah Merah Bangkalan, Jatuh Korban Jiwa dan Kondisi Mencekam
Ia juga meminta warga tetap menjaga keamanan serta menjaga kondusifitas wilayahnya. Dan yang terpenting, lanjut Febri, warga tidak mudah terpancing dengan isu yang tidak terpancing dengan isu yang belum jelas.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Ngeri! Pecah Carok Massal di Tanah Merah Bangkalan, Jatuh Korban Jiwa dan Kondisi Mencekam
-
Aksi Konvoi dan Bentrok di Jogja Diduga Buntut Penganiayaan Anggota Pendekar PSHT, Polisi Telah Menangkap Tiga Pelaku dan Menetapkan Sebagai Tersangka
-
Jogja Mencekam! Ratusan Pendekar PSHT Bentrok dengan Massa Kenakan Baju Suporter Bola, Saat ini Keributan Makin Meluas
-
Catat! Jadwal Persib di Liga 1 2023/2024 Bulan Juli, Madura United Jadi Lawan Pertama
-
Lawan Tangguh Persib di Bulan Juli, Ditantang Madura United dan Juara Bertahan PSM Makassar
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang
-
Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global
-
Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta