Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD selaku Ketua Komite Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) memastikan pengusutan transaksi janggal senilai Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih berjalan. Bahkan Mahfud MD pengusutan akan berjalan semakin seru.
"Jadi jangan lagi terganggu oleh orang yang mengatakan, tuh, bagaimana, tuh, (kasus) Rp 349 triliun kok hilang? Enggak hilang, justru sekarang ini makin seru," kata Mahfud saat menggelar konferensi pers daring, Kamis (8/5/2023).
Dia menyebut kalau kasus transaksi janggal yang memiliki nilai kerugian fantastis tersebut semakin memperlihatkan keborokan-keborokan anyar lainnya.
"Karena kasusnya makin muncul dan TPPU itu sangat luar biasa menggerogoti keuangan negara," ungkapnya.
Mahfud lantas menyinggung kasus mantan pejabat pajak Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo, yang saat ini kasus masih bergulir di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Bayangkan kasus Rafael Alun, lalu dipertanyakan hartanya. Kemudian ditemukan Rp 500 miliar, nah, dua sampai tiga hari lagi muncul lagi berita baru dari KPK. Ini dirampas lagi harta Rafael terus bertambah. Itu lah pencucian uang," kata Mahfud.
Seperti diketahui, transaksi janggal Rp 349 triliun pertama kali diungkap PPATK. Angkat itu ditemukan berdasarkan hasil penelusuran selama 2009-2023 di lingkungan Kementerian Keuangan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Kantor Surya Paloh Digeledah Paksa, Mahfud MD Temukan Bukti Mengejutkan, Benarkah?
-
Rekam Jejak Deretan Kandidat Cawapres Ganjar, Siapa Paling Cocok?
-
Syarifah Diundang ke Podcast Uya Kuya, Mahfud MD Ditantang Datang Demi Klarifikasi Ucapannya
-
Sesuai Instruksi Presiden, Polri Tak Pandang Bulu Bakal Tindak Tegas Beking Kasus TPPO
-
SFA Siswi SMP Bantah Pernyataan Mahfud MD Perihal Dirinya Fitnah Polisi: Tidak Tahu Sumbernya Darimana
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung