Lagu berbahasa Ibrani yang dianggap sebagai salam khas bangsa Yahudi itu dinyanyikan massa Al Zaytun dengan ceria sambil bertepuk tangan.
Lagu itu sering digunakan oleh pemeluk Kristen Orthodox Timur Tengah, khususnya komunitas di kawasan Israel, Palestina, Suriah, Turki, Mesir, Maroko, Rusia, Libanon, hingga Yordania. Walau begitu umat Islam harusnya tidak boleh menyanyikan lagu Havenu Shalom Alaechim.
Pemerhati Agama Semit Etika Noor menerangkan lagu itu diadopsi oleh agama samawi lain untuk memuji kelahiran Yesus.
"Dalam konteks teologis, tidak perlu mengurusi materi agama lain, sebelum mendalami Al Quran secara menyeluruh," jelasnya.
Tersandung dugaan kasus pencabulan
Panji Gumilang pernah bermasalah dengan sejumlah guru Ponpes Al Zaytun. Dia diduga telah melakukan tindakan tercela menghina dan melecehkan guru-guru Ponpes Al-Zaytun pada tahun 2017 lalu.
Terdapat 117 guru Ponpes Al-Zaytun ketika itu enggan mengajar meski surat pengajuannya diminta oleh Panji Gumilang. Empat tahun kemudian, guru inisial K membuat laporan polisi di Polda Jabar terkait dugaan pencabulan.
Guru K mengaku jadi korban pencabulan yang dilakukan Panji Gumilang. Namun sampai saat ini kasus dugaan pencabulan itu belum menemukan titik terang.
Pemalsuan dokumen
Panji Gumilang juga pernah terjerat kasus pemalsuan dokumen Ponpes Al Zaytun. Bahkan kasus ini ditangani oleh Bareskrim Polri pada tahun 2012 lalu.
Kasus pemalsuan dokumen ini membuat Panji Gumilang dijatuhi vonis 10 bulan penjara oleh Majelis Hakim PN Indramayu.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Di demo, Massa Ponpes Al Zaytun Indramayu Nyanyikan Lagu Berbahasa Yahudi, Netizen: Lama-lama Israel Muncul di Sini
-
Punya Fasilitas Mewah, Biaya Masuk Ponpes Al Zaytun Indramayu Gunakan Dolar
-
Apa Itu Havenu Shalom Aleichem yang Dinyanyikan di Ponpes Al Zaytun?
-
Demo Tuntut Pembubaran, Ribuan Mobil Pendukung Jadi Tameng Pesantren Al Zaytun Pimpinan Panji Gumilang
-
Heboh Ponpes Al-zaytun Sesat, Panji Gumilang Marah Ke Petugas Berpakaian Preman Viral: Polisi Tidak ada Harga Diri
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
-
Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok
-
Penggerebekan Besar di Hayam Wuruk, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional