Rekam Jejak Ibas
Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang lebih akrab dengan sapaan Ibas saat ini menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat.
Pada 2021, ia baru saja menyelesaikan program doktornya pada jurusan manajemen bisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB).
Sebelum berhasil meraih gelar doktor, Ibas berhasil mendapatkan gelar Bachelor of Commerce in Finance and E-Commerce dari Curtin University, Perth, Australia pada 2015 silam. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura.
Lalu, pada tahun 2017, Ibas berhasil menyandang gelar sebagai Master of Science in International Political Economic.
Nama Ibas sendiri berhasil dikenal oleh masyarakat pada tahun 2009 saat ia mulai membentangkan namanya di dunia politik. Saat itu, ia mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Pemilihan VII Jawa Timur untuk mewakili lima daerah, yaitu Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi.
Ibas juga terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat pada tahun yang sama. Saat itu ia ditunjuk sebagai anggota Badan Anggaran dan Komisi I DPR RI yang membidangi hubungan luar negeri, pertahanan, dan informasi, serta komunikasi.
Tak hanya itu, Ibas juga aktif sebagai seorang politisi di Partai Demokrat. Kariernya di partai tersebut diawali dengan menjabat sebagai Ketua Departemen Kaderisasi.
Pada tahun 2010, ia dipercaya untuk menjadi Sekretaris Jenderal untuk mendampingi Ketua Umum Terpilih Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.
Baca Juga: Beda Sikap Jokowi dan SBY Saat Timnas Indonesia Jamu Tim Besar Seperti Argentina dan Belanda
Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Promosi Internasional, Pariwisata, Seni Budaya, dan Olahraga untuk periode 2010-2015.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Pertanda Gabung Koalisi? SBY Mimpi Naik Kereta Bareng Megawati, Jokowi, dan Presiden Ke-8 RI
-
Mimpi SBY Jalan Bareng Jokowi dan Megawati 'Terbentur' Keterbatasan Moda Transportasi ke Pacitan
-
Musni Umar Sebut Pertemuan Puan dan AHY Hanya Gimik: Ingin Membuat Koalisi Perubahan Tidak Nyaman
-
Mimpi SBY Diartikan Sebagai Kode Duet Ganjar-AHY, Demokrat Malah Bilang Lebay
-
SBY Mimpi Bertemu Jokowi dan Megawati, Puan Harap Situasi Adem Ayem
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Suami
-
Soal Proyek LRT City, Iwan Aras Tegaskan ADCP Harus Tanggung Jawab Atas Konsumen
-
Malan Ini Lawan Indonesia, Pelatih Vietnam Geram dengan Wartawan: Jangan Bongkar Kelemahan Kami
-
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai
-
Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik
-
Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar
-
Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang