Suara.com - Makan daging kambing tidak akan bisa dihindari saat Idul Adha pekan depan. Tak sembarang makan, memakan daging juga memiliki aturan, termasuk makanan-makanan lain yang pantang dikonsumsi setelahnya. Apa saja makanan pantangan setelah makan daging kambing?
Bukan tanpa alasan, banyak makanan yang memang bisa menimbulkan masalah kesehatan. Berikut ini adalah lima makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi setelah makan daging kambing seperti dilansir dari berbagai sumber.
1. Kentang Goreng
Di restoran cepat saji, bukan hal asing ketika kita menjumpai burger daging yang dipadukan dengan kentang goreng. Namun, tahukah kamu jika hal tersebut merupakan perpaduan makanan yang kurang tepat.
Jika kedua menu merupakan olahan yang sama-sama digoreng maka akan menghasilkan dobel lemak jenuh yang berbahaya bagi kesehatan. Salah satu akibatnya adalah bisa menurunkan kadar gula dalam tubuh. Kondisi ini bisa membuat badan cepat haus dan kelelahan.
2. Durian
Durian merupakan makanan yang tidak boleh dikonsumsi dalam waktu berdekatan dengan daging kambing. Meski secara bentuk berbeda, kedua makanan ini sama-sama memiliki efek panas pada tubuh.
Akibatnya, jika keduanya disantap bersamaan akan menyebabkan peradangan pada tubuh. Jadi, jangan sampai menjadikan durian sebagai buah pembuka sebelum memakan daging kambing.
3. Telur
Baca Juga: Benarkah Hewan Kurban Jadi Kendaraan untuk Melewati Shiratal Mustaqim? Ini Kata Ustaz Abdul Somad
Kandungan protein yang tinggi pada telur ternyata bisa memberi dampak buruk ketika bertemu lemak yang banyak terdapat pada daging kurban. Jika dikonsumsi dalam waktu berdekatan, keduanya justru akan menghasilkan energi instan yang cepat habis. Efeknya, alih-alih produktif, tubuh justru akan merasa cepat lelah.
4. Semangka
Semangka kerap kali menjadi pilihan buah pencuci mulut setelah makan. Buahnya yang merah dan manis serta banyak mengandung air dinilai bisa menggantikan fungsi air sebagai penawar haus. Namun, konsep ini ternyata salah.
Buah semangka yang cenderung dingin dan berair tidak cocok jika dipadukan dengan daging yang mengandung panas. Alih-alih menyehatkan, mengkonsumsi keduanya dalam waktu berdekatan justru akan mengganggu pencernaan dalam lambung.
5. Susu
Terakhir, jangan pernah mengkonsumsi susu setelah memakan daging kambing. Pasalnya kedua jenis makanan ini sama-sama mengandung zat besi dan kalsium yang berpotensi menjadi berlebihan di dalam tubuh.
Berita Terkait
-
Benarkah Hewan Kurban Jadi Kendaraan untuk Melewati Shiratal Mustaqim? Ini Kata Ustaz Abdul Somad
-
Update Harga Hewan Kurban 2023 Terbaru: Sapi, Kambing, Kerbau, Unta Ada Penurunan Harga?
-
Cobalah 5 Penawar Setelah Makan Daging Kambing di Idul Adha 2023
-
3 Cara Mencairkan Daging Kurban Beku dengan Cepat dan Higienis
-
Kapan Batas Waktu Potong Kuku dan Rambut Sebelum Idul Adha 2023?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Terbongkar! Penyebab Utama Banjir Jakarta yang Tak Teratasi: 'Catchment Area' Sudah Mati?
-
Mengapa RJ Kasus Suami Bela Istri Baru Berhasil di Kejaksaan? Pengacara Beberkan Hambatannya
-
Kapolri Listyo Tolak Jadi Menteri Kepolisian, Pilih Jadi Petani Saja
-
Tata Cara Upacara Bendera di Sekolah Menurut SE Mendikdasmen No 4 Tahun 2026
-
Viral WNI Jadi Tentara AS dan Rusia, Pemerintah Telusuri Status Kewarganegaraannya
-
Kapolri Tegas Tolak Polri di Bawah Kementerian: Bisa Melemahkan Negara dan Presiden
-
Sesuai Mandat Reformasi, Kapolri Nilai Posisi Polri Langsung di Bawah Presiden Sudah Ideal
-
Tiga Tahun Nihil Serangan Teror, Kapolri Waspadai Perekrutan 110 Anak Lewat Ruang Digital
-
Kapolri Dorong Perpol 10/2025 Masuk Revisi UU Polri, Tegaskan Tak Melawan Putusan MK
-
Saut Situmorang: Demokrasi Mahal Jadi Akar Korupsi, OTT KPK Hanya Puncak Gunung Es