Suara.com - Bibit siklon tropis 93W di Samudera Pasifik atau sebelah utara Papua terdeteksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Kemunculan bibit siklon tersebut berpotensi memengaruhi cuaca di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.
"Potensi sistem untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori rendah," kata Deputi Meteorologi Guswanto seperti dikutip Antara di Jakarta, Sabtu (24/6/2023).
Ia menjelaskan, bibit siklon tropis 93W itu berada di sekitar 9,9 lintang utara dan 138,6 bujur timur dengan kecepatan angin maksimum 15 knot dan tekanan udara minimum 1007.8 milibar (mb) bergerak ke arah barat laut.
Dampak bibit siklon 93W terhadap cuaca di sejumlah wilayah Indonesia, bisa berpotensi mengakibatkan hujan sedang hingga lebat di wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Barat. Selain itu, tinggi gelombang di kisaran 1,25 sampai 2,5 meter di perairan utara Papua dan Samudera Pasifik utara Papua.
Lantaran itu, ia mengimbau masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan.
Saat ini, BMKG terus melakukan pemantauan terhadap kemungkinan siklon tropis yang dapat berdampak terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia.
Sebelumnya, Akademisi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Indra Permanajati menekankan, pentingnya pencegahan bencana jangka panjang. Indra menambahkan, untuk mengoptimalkan pencegahan jangka panjang, maka strategi pencegahan pada faktor penyebab terjadinya bencana harus juga digencarkan.
"Memang beberapa bencana tidak bisa dikendalikan oleh manusia, misalkan gempa bumi, tsunami, dan erupsi gunung api. Hal itu karena manusia hanya bisa sebatas mengetahui penyebabnya. Tetapi dengan mengetahui karakteristik dan penyebab bencana dari awal, maka akan bermanfaat untuk mengoptimalkan sistem pencegahan dini," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku