Suara.com - Seorang copet kepergok warga mencuri sebuah ponsel saat salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (28/6/2023).
Pria berperawakan kurus itu digelandang panita masuk ke dalam kantor masjid guna menghindari amukan massa.
Salah seorang saksi di lokasi, Zendy membenarkan peristiwa itu. Namun ia tidak merinci soal aksi tersebut.
"(Copet) iya betul," katanya, kata Zendy di lokasi, Rabu.
Zendy menduga, pelaku tidak beraksi seorang diri melainkan ada komplotannya juga yang ikut memanfaatkan momen salat Idul Adha untuk melakukan aksi kejahatan.
"Ada komplotannya itu," ungkap Zendy.
Sementara itu, Ketua Masjid Agung Al Azhar, H Iding mengaku belum mendapatkan laporan atas peristiwa tersebut. Pasalnya, usai digelandang ke Kantor Masjid Agung, terduga pelaku langsung dibawa oleh pihak kepolisian.
"Saya belum dapat laporannya dari sekuriti," ucap Iding.
Sebelumnya, ribuan jemaah Muhammadiyah memadati lapangan Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk melaksanakan salat Idul Adha 1444 Hijriyah, pada Rabu (28/6/2023). Lantunan takbir mengiri langkah para jamaah menuju shaf mereka.
Baca Juga: 1.780 Personil Polri Disiagakan Saat Idul Adha di Palembang
“Allahhu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. La ilaha illallahu wallahuakbar. Allahu akbar. Allahu akbar wa lillahil hamdu,” terdengar takbir para jemaah, yang diperkuat menggunakan pengeras suara, Selasa.
Adapun untuk Imam Salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Azhar yakni Achmad Khotib. Sementara itu, penceramah atau khotib yakni mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie.
Sebagai informasi, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan 28 Juni 2023 sebagai Hari Raya Idul Adha 1444 H melalui maklumat bernomor 1/MLM/1.0/E/2023 yang ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir pada 21 Januari 2023, di Yogyakarta.
Sementara itu, pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Adha pada Kamis, 29 Juni 2023. Adapun cuti bersama terkait Hari Raya Idul Adha ini jatuh pada 28-30 Juni 2023.
Berita Terkait
-
Ribuan Jemaah Muhammadiyah di Cimahi Salat Idul Adha Hari Ini, Berjalan Lancar dan Khusyuk
-
Salat Idul Adha Rabu Ini, Jemaah Muhammadiyah Padati Lapangan Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran Baru
-
Salat Idul Adha di Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Menko PMK Muhadjir Effendy Enggan Jadi Khatib
-
Hari Ini, Warga Muhammadiyah Sumut Gelar Salat Idul Adha di Seribu Titik
-
1.780 Personil Polri Disiagakan Saat Idul Adha di Palembang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Gempa M 7,1 Guncang Wilayah Kalimantan, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Seskab Teddy Bantah Isu Produk AS Bisa Masuk RI Tanpa Sertifikasi Halal
-
DPR Desak Proses Pidana Oknum Brimob dalam Kasus Tewasnya Pelajar di Maluku Tenggara
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan