Suara.com - Tersangka kasus kepemilikan senjata api atau senpi ilegal Dito Mahendra saat ini masih dalam pengejaran Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto.
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro sudah mengultimatum Dito untuk segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Peringatan itu juga disampaikan agar tidak ada sanak saudaranya yang ikut terseret, serta terancam kasus hukum karena dianggap sudah merintangi proses penyidikan.
Meskipun masih belum berhasil ditangkap, Djuhandhani mengaku pihaknya tidak akan menyerah untuk melakukan pengejaran.
Resmi Jadi DPO
Dito Mahendra sudah resmi menjadi buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO) terhitung sejak 4 Mei 2023, selang beberapa saat setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan senpi ilegal.
Kasus tersebut bermula dari adanya temuan 15 senpi di rumah dan kantor Dito yang berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (13/3/2023). Dari rumah, ditemukan 9 senpi ilegal milik sosok yang dikenal sebagai pengusaha itu.
Tak cuma mengusut kepemilikan senpi ilegal, penyidik juga membuat laporan model A tentang kasus dugaan membantu menyembunyikan tersangka Dito Mahendra. Saat ini, kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan.
Dito Mahendra dijerat Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1951 yang mengatur terkait dengan kepemilikan senjata.
Baca Juga: Bareskrim Polri Gandeng Densus 88 Cari Keberadaan Dito Mahendra
Pihak Keluarga Diperiksa
Dalam kasus ini, para penyidik Ditipidum Bareskrim Polri juga sudah memeriksa ibu dan juga adik Dito. Pemeriksaan terhadap orang tua Dito dilakukan pada Kamis (15/6/2023). Sedangkan adik Dito dengan inisial B pada Rabu (14/6/2023).
Namun, diketahui keduanya tidak bisa hadir dan meminta izin kepada penyidik untuk menjadwalkan ulang pemeriksaan pada Jumat (16/6/2023).
Kekasih Turut Diperiksa
Dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal Dito, para penyidik juga sudah memeriksa kekasih tersangka yang merupakan artis sekaligus penyanyi Tanah Air, Nindy Ayunda.
Nindy Ayunda sudah diperiksa sebagai saksi sebanyak dua kali selama proses ini berjalan.
Berita Terkait
-
Bareskrim Polri Gandeng Densus 88 Cari Keberadaan Dito Mahendra
-
Dito Mahendra Buronan Kakap, Sampai Diburu Densus 88
-
Masih Buron, Dito Mahendra Pacar Nindy Ayunda Diburu Densus 88
-
Mangkir Terus Dipanggil Polisi, Dito Mahendra Jadi Buruan Densus Antiteror
-
Buru Tersangka Dito Mahendra, Bareskrim Polri Sampai Gandeng Densus 88!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim