Suara.com - Dalam istilah Jawa, pergantian tahun baru Islam kerap disebut malam 1 Suro. Lantas bagaimana sejarah dan makna tahun baru Islam?
Tahun baru Islam ditandai dengan dimulainya tanggal 1 Muharram dalam kalender Hijriyah. Seperti tahun baru pada umumnya, momen ini juga diperingati oleh umat Islam di seluru dunia.
Berdasarkan sejarahnya, awal mula kalender Hijriyah dimulai saat Nabi Muhammad hijrah dari Mekkah ke Madinah, di mana itu terjadi pada tahun 622 masehi. Mengingat pentingnya peristiwa itu, maka hari hijrahnya Nabi Muhammad tersebut ditetapkan sebagai hari pertama dalam kalender Hijriyah.
Dalam laman web resmi Al Ain University, dijelaskan jika penetapan awal tahun Hijriyah tak lepas dari peranan Khalifah Umar bin Khattab karena atas prakarsanya yang disetujui oleh Usman bin Affa dan Ali bin Abi Thalib.
Makna Tahun Baru Islam
Berdasarkan sejarahnya, kita bisa menarik kesimpulan atas makna tahun baru Islam seperti yang dijelaskan di bawah ini:
1. Menyadari atas waktu
Tahun baru Islam bisa menyadarkan kita bahwa waktu terus berjalan. Tak peduli bagaimana kesibukan mengejar kita, waktu terus bergulir, sehingga sudah sepatutnya kita imbangi dengan ibadah.
2. Semangat hijrah dalam hidup
Baca Juga: 1 Muharram 1445 Hijriah Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal Terbarunya
Seperti Nabi Muhammad yang hijrah dan peritiwanya diabadikan dalam permulaan kalender Hijriyah, kita juga harus meneladaninya dengan melakukan hijrah dalam hidup masing-masing.
Tak harus berhijrah untuk hal yang besar layaknya yang dilakukan Nabi Muhammad, kita bisa melakukan hijrah kapan saja, dalam setiap hitungan detik dengan pindah dari hal buruk menuju hal yang baik.
3. Mampu mengambil hikmah
Ada bayak hal yang terjadi tahun lalu, namun seiring berjalan waktu, tahun berganti dan kita harus bisa mengambil hikmah atas apa yang sudah terjadi.
Semua perbuatan buruk yang dilakukan tahun lalu hendaknya dihindari dan kini kita harus bersiap memulai babak baru dengan sikap terpuji.
Kita harus bisa melakukan instropeksi diri dan mengevaluasi perbuatan tahun lalu untuk diperbaiki pada tahun berikutnya. Tahun baru hijriyah diperingati agar umat Islam bisa mengambil i’tibar (pelajaran) dari setiap peristiwa.
Demikian makna tahun baru Islam jika dilihat dari sejarahnya. Semoga tulisan ini bermanfaat dan selamat memperingati pergantian tahun dengan memperkuat ibadah.
Kontributor : Rima Suliastini
Berita Terkait
-
1 Muharram 1445 Hijriah Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal Terbarunya
-
Ide Kultum Tahun Baru Islam 2023, Isi 1 Muharram 1445 H Dengan Meningkatkan Keimanan
-
5 Kegiatan di Tahun Baru Islam, Perkuat Iman dan Datangkan Cuan
-
20 Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram, Cocok untuk Media Sosial
-
30 Link Twibbon Tahun Baru Islam 2023 Terbaru dan Gratis, Siap Diposting di IG, Twitter dan FB
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Suara Rakyat Tertelan Ombak, Elite PAN Beberkan Bahaya Jika Ambang Batas Parlemen Jadi 7 Persen
-
Pria Ngaku Polisi Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang, Reskrim dan Propam Polda Metro Turun Tangan
-
DPR Desak THR Dibayar 2 Pekan Lebih Awal, Ternyata Ini Alasannya!
-
Hadapi Tensi Panas AS-Iran: Status Siaga 1 Berlanjut, KBRI Teheran Siapkan Jalur Evakuasi
-
57 Eks Pegawai KPK Berpeluang Kembali? Setyo Budianto Respons Putusan KIP Soal TWK
-
Pamer Anak Jadi WNA Picu Amarah Warganet, Mengapa Pernyataan Alumni LPDP Begitu Sensitif?
-
Skandal Bripka AI, Oknum Polisi Tangerang Jadi Tersangka Usai Gadai Mobil Rental Rp25 Juta
-
KPK Incar Keterangan Budi Karya Sumadi Terkait Skandal Suap Jalur Kereta Api DJKA
-
Gus Yaqut Lawan Status Tersangka KPK, Akui Berhasil Berangkatkan 241.000 Jemaah Haji
-
Ancaman PHK Gegara Impor Mobil Pick Up India, Buruh Minta KPK Turun Tangan Jaga Uang Rakyat