Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyiapkan tiga tempat pemungutan suara (TPS) khusus di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat.
Anggota KPU Idham Holik mengatakan penyediaan TPS khusus itu sesuai permintaan pimpinan ponpes Panji Gumilang, sosok yang baru-baru ini kontroversial karena diduga menistakan agama Islam.
"Di Al Zaytun disediakan TPS khusus sebanyak 3 TPS atas permintaan/pengajuan dari pihak pesantren," kata Idham kepada wartawan, Jumat (14/7/2023).
Meski begitu, Idham mengatakan tiga TPS khusus di Ponpes Al Zaytun akan ditempatkan di luar kompleks pesantren, tepatnya di area depan.
Dengan begitu, lanjut dia, proses pencoblosan bisa dipantau oleh semua pihak terkait.
"Maksudnya (TPS khusus) tidak di dalam agar para saksi, pemantau dan publik dan para jurnalis dapat menyaksikan proses pemberian dan penghitungan suara di TPS lokasi khusus tersebut," ujar Idham.
Lebih lanjut, Idham menjelaskan penyediaan TPS khusus di Ponpes Al Zaytun itu sesuai dengan regulasi, yaitu harus berdasarkan pengajuan dan ada penanggung jawab.
Sebab, pimpinan Ponpes Al Zaytun telah mengajukan permohonan lewat surat yang ditujukan kepada ketua KPU Indramayu pada 13 Maret 2023.
Surat itu ditandatangi oleh Pelaksana TPS Khusus Manhad Al Zaytun, Ali Aminulloh dan Syaikh Al Zaytun, Abdussalam Panji Gumilang.
Dalam surat itu, kata Idham, Panji menyebut ada 825 pelajar Al Zaytun yang sudah memiliki hak pilih. Panji meminta KPU mendirikan TPS khusus di ponpes agar para pelajar mudah memberikan suaranya.
Berita Terkait
-
Lucky Hakim Heran soal Kekayaan Ponpes Al Zaytun, Punya Kapal Laut hingga Masjid Besar Melebihi Istiqlal
-
Lucky Hakim Akui Bingung Diajarkan Salam Yahudi Oleh Panji Gumilang
-
Pernah Diajari Nyanyi Yahudi Panji Gumilang, Lucky Hakim Bersyukur Tak Sampai Shalat Jumat di Ponpes Al Zaytun
-
Diduga Sebar Aliran Sesat, Lucky Hakim Lega Tolak Ajakan Salat Jumat di Ponpes Al Zaytun
-
Lucky Hakim Terkejut dengan Kemegahan Ponpes Al Zaytun
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra