Melansir dari situs resmi Dewan Pers Indonesia, Nezar adalah anggota Dewan Pers dengan posisi sebagai Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga pada periode 2016-2019.
Selama masa jabatannya di Dewan Pers, ia pernah menjadi wartawan sebagai Digital Editor in Chief di The Jakarta Post. Seperti yang diketahui, Nezar Patria memang sudah sejak lama terjun ke dunia jurnalistik.
Nezar, memulai karier sebagai seorang wartawan ketika ia bergabung di majalah DR (1999-2000), lalu berlanjut di majalah TEMPO hingga tahun 2008.
Bahkan, dia juga turut andil dalam mendirikan portal berita VIVA.co.id (2008 hingga 2014) serta pernah ditunjuk menjadi Wakil Pemimpin Redaksi CNN Indonesia.com (2014-2015).
Berkat karier cemerlangnya menjadi seorang wartawan, dia bahkan pernah memenangkan penghargaan Journalism for Tolerance Prize (tahun 2003) yang digelar International Federation of Journalist (IFJ) di Manila, Filipina. Ia mendapatkan penghargaan tersebut berkat liputan investigasi kerusuhan yang terjadi pada Mei 1998 bersama Majalah TEMPO.
Tak berhenti di situ, Nezar pun turut bergabung dalam tim misi pembebasan wartawan RCTI, Feri Santoro yang diculik oleh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada tahun 2004 di Aceh.
Sebelum akhirnya menjabat di Dewan Pers, Nezar pun terpilih sebagai Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia tahun 2008-2011.
Tidak hanya terjun di dunia jurnalistik saja, Nezar pun juga aktif pada bidang riset sebagai editor jurnal pemikiran sosial serta ekonomi Prisma atau LP3ES dan telah berhasil menerbitkan beberapa buku.
Baca Juga: Eks Jurnalis Nezar Patria Dilantik Jokowi Jadi Wamenkominfo, Ini Profilnya
Merujuk pada situs resmi KPK, Nezar Patria terakhir melaporkan harta kekayaannya pada tanggal 31 Maret 2023 lalu. Ia melaporkan hartanya sebagai seorang Staf Khusus V Kementerian BUMN.
Adapun total harta kekayaannya mencapai Rp 10.870.774.981. Berikut adalah rincian harta kekayaan Nezar Patria:
• Tanah dan Bangunan Rp 4.191.000.000. Tersebar 5 aset di Sleman, Aceh Besar, dan Biruen.
• Kendaraan yang berupa mobil Toyota Venturer sejumlah Rp 250.000.000
• Surat Berharga senilai Rp 2.980.650.000
• Kas dan Setara Kas yang mencapai Rp 3.449.124.981
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Modus 'Fatherless', Kepala Sekolah SMK Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming ke Siswi
-
Projo Bicara Soal Kesehatan Jokowi, PSI Langsung Buka Suara
-
Ternyata Bukan Kali Pertama WNA Jadi Sasaran Jambret di Bundaran HI
-
Tak Punya Utang, Total Harta Kekayaan Wapres Gibran di LHKPN Tembus Rp27,9 Miliar
-
Laporan UNICEF: Satu Anak Palestina Meninggal Tiap Pekan, 85 Persen Ulah Israel
-
PSI Siap Kawal Jokowi Safari ke Penjuru Nusantara, Bestari Barus: Sudah Agenda Sejak Awal
-
Nasib Anggota DPRD Jember yang Kepergok Main Game Saat Rapat Akan Diputuskan Hari Ini
-
Hujan Lebat Disertai Petir Intai Langit Jabodetabek Hari Ini
-
Bestari Barus Tegaskan Jokowi Bagian dari PSI: Akan Turun ke Masyarakat pada Saatnya
-
Tegakkan Kedaulatan Digital, Polri Ringkus 321 WNA Mafia Judol Lintas Negara