Suara.com - Baru beberapa hari lalu penangkapan Kabasarnas oleh KPK diberitakan, baru-baru ini dikabarkan bahwa Asep Guntur, yang merupakan Direktur Penyidikan dan Plt Deputi Penindakan, menyatakan mengundurkan diri. Tentu kemudian publik penasaran mengenai profil Asep Guntur Direktur Penyidikan KPK ini.
Sekilas mengenai profil Asep Guntur, dapat Anda cermati di penjelasan singkat berikut ini.
Profil Brigjen Asep Guntur
Lahir di Majalengka, 25 Januari 1974, beliau merupakan lulusan Akpol tahun 1996. ia pernah menjabat berbagai posisi strategis di Kepolisian Negara Republik Indonesia, mulai dari Kabagpenkompeten Biro Pembinaan Karier, hingga Staf Sumber Daya Manusia Polri.
Pada era 2007 hingga 2013 lalu, namanya tercatat pernah ditugaskan di KPK. Saat pangkatnya masih Komisaris Polisi tersebut, ia turut mengusut kasus besar yang menjerat nama MIranda Gultom, M Nazaruddin, hingga Angelina Sondakh. Ketiganya berhasil diringkus dan dijerat hukum, sehingga harus menjalani masa tahanan yang diputuskan oleh pengadilan.
Selepas jabatannya di KPK, ia kembali ditarik ke Mabes Polri dan masuk ke Direktorat Tindak Pidana Korupsi dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi di tahun 2013. lepas dua tahun tepatnya di 2015, ia ditunjuk menjabat sebagai Kapolres Cianjur.
Hanya perlu dua tahun untuknya ditarik ke menjadi Wakapolres Jakarta Pusat di tahun 2017 lalu, dan menjabat posisi ini selama kurang lebih lima tahun. Di tahun 2022, ia kemudian mengikuti seleksi Direktur Penyidikan KPK, dan terpilih menggantikan Brigjen Setyo Budiyanto yang bertugas menjadi Kapolda NTT.
Catatannya selama menjabat posisi ini juga dapat dikatakan subur. Ia berhasil mengusut beberapa kasus besar yang terjadi di Kementerian ESDM, dugaan TPPU yang dilakukan oleh pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo, hingga aliran dana sebesar Rp 11,2 M pada kasus suap penanganan perkara di Mahkamah Agung.
Kasus terakhir yang kemudian menjadi ujung dari perjalanannya adalah OTT atas Kepala Basarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi, yang kemudian dibatalkan karena satu dan lain hal. Hal ini juga yang membuatnya mengambil keputusan mundur dari KPK.
Baca Juga: KPK Minta Maaf di Kasus Kabasarnas, TB Hasanuddin PDIP: OTT Anggota TNI Aktif Sah-sah Saja, Asal...
Lepas dari semua kontroversi dan isu yang memicu pembatalan OTT ini, kabar mundurnya Brigjen Asep Guntur jelas menimbulkan tanda tanya besar. Apalagi hal ini terjadi setelah kunjungan sejumlah anggota ke kantor KPK, untuk meluruskan masalah tersebut.
Itu tadi sekilas mengenai profil Asep Guntur Direktur Penyidikan KPK yang mengundurkan diri, semoga menjadi artikel yang bermanfaat untuk Anda.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
KPK Minta Maaf di Kasus Kabasarnas, TB Hasanuddin PDIP: OTT Anggota TNI Aktif Sah-sah Saja, Asal...
-
Fungsi Puspom TNI, Satu-satunya yang Bisa Tersangkakan Anggota Militer?
-
Profil Asep Guntur Rahayu: Dirdik KPK Mundur Buntut Riuh Kasus Kabasarnas
-
Kronologi Lengkap OTT Kabasarnas: Jadi Tersangka, TNI Protes, KPK Ngaku Khilaf
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia
-
Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini
-
Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja
-
Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini