Suara.com - Dua sekawan, Owe (30) dan Piki (22) tertangkap oleh Polsek Kalideres, Jakarta Barat, setelah melakukan pencurian kendaraan bermotor pada awal bulan Juli 2023 silam.
Pantauan Suara.com di lokasi, dua sekawan ini masih bisa tertawa meski tangan mereka terborgol.
Berdasarkan pengakuan Owe, ia terpaksa mencuri motor lantaran terdesak ekonomi. Alasan serupa juga dilontarkan Piki.
Owe menuturkan, awal ia terjun ke dunia hitam belajar dari seniornya. Ia belajar teknik membobol kunci kontak motor dengan menggunakan kunci letter T.
"Belajar dari alamarhum, almarhum itu abang-abangan lah dulu, orangnya udah meninggal," kata Owe, saat di Mapolres Jakarta Barat, Senin (31/7/2023).
Dari pengakuannya, selama 6 bulan terakhir Owe telah mencuri motor sebanyak 2 kali. Biasanya Owe memilih kendaraan berjenis matic yang tidak memiliki alarm.
"Kalau yang pakai alarm itu saya belum bisa (ada tekniknya) jadi yang saya ambil motor matic biasa yang gak ada alarm," tuturnya.
Sebelum beraksi kata Owe, dirinya terlebih dahulu mengkonsumsi minuman beralkohol. Kemudian, uang hasil penjualan motor curiannya biasa digunakan untuk pesta minuman keras (miras) bersama rekannya.
Sebelum memilih menjadi maling, Owe sempat menjadi kurir disebuah ekspedisi namun dipecat. Sehingga ia banting stir menjadi penjambret ponsel, setelahnya ia baru melakukan pencurian kendaraan bermotor.
Baca Juga: 4 Polisi Gadungan Diringkus Polsek Kalideres, Incar Korban yang Keluar dari Kampung Ambon
Meski sempat bercanda dengan rekan sejawatnya, namun Owe mengaku merindukan sosok istri dan anaknya yang baru berusia 3,5 tahun. Selama ia melakukan tindak kejahatan, Owe mengaku tidak pernah menafkahi anak dan istrinya dari uang tersebut.
Ia memberikan nafkah kepada buah hatinya dari hasil kerja serabutan seperti tukang parkir.
"Istri dan anak saya gak kasih uang pake duit gituan (hasil mencuri), biasanya saya ngasih dari kerja serabutan aja," ucap Owe.
Owe mengkalim jika ia bakal berubah saat keluar dari penjara nanti. Ia berjanji tidak bakal mengulangi kesalahan yang sama.
"Udah kapok. Nanti kalau keluar mau cari kerjaan aja yang bener. Udah gak mau macem-macem lagi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gara-gara Ditegur Potong Anteran di SPBU Kalideres, Abang Jago Aniaya Pengendara Mobil Lain
-
Video Bocah Perempuan Usia 7 Tahun di Mustikajaya Jadi Korban Peluru Nyasar Maling Motor
-
4 Polisi Gadungan Diringkus Polsek Kalideres, Incar Korban yang Keluar dari Kampung Ambon
-
Pelaku Curanmor Auto Nyengir saat Dibangunkan dan Dibisiki Polisi: Nyawanya Belum Kumpul Pak!
-
10 Tahun Tak Pulang ke Rumah, SB Tewas di Semak-semak Kalideres, Polisi Tunggu Autopsi
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan
-
Geger Unpam Serang, Mahasiswi Tewas Jatuh dari Lantai 2, Murni Kecelakaan atau Kelalaian Kampus?
-
Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Probolinggo, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
-
Kemenhut Bidik Aktor Intelektual di Balik Tewasnya Gajah Sumatra di Konsesi Riau
-
Prabowo Janjikan Biaya Haji Turun Drastis, Bangun 'Kampung Haji' di Mekkah
-
Ogah Masuk Gorong-gorong Mirip Jokowi, Pramono: Yang Bekerja Otaknya
-
Guyon Ogah Masuk Gorong-gorong, Pramono Pilih Kerja Pakai Otak dan Pikiran
-
Sempat Kabur, Otak Dugaan Suap Impor Barang KW di Bea Cukai Akhirnya Pakai Rompi Oranye KPK
-
Pesan Keras Prabowo di Kandang NU: Jangan Ada Dendam, Mari Bersatu Demi Rakyat
-
Viral CCTV Pria Diduga Gendong Mayat di Tambora, Polisi Turun Tangan