Suara.com - Sikap terdakwa kasus penganiayaan David Ozora, Mario Dandy kerap membuat hakim dan publik geram selama persidangan.
Anak dari eks pejabat Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo tersebut bukan sekali melakukan sikap tak serius kala menghadiri persidangan.
Bahkan kini majelis hakim sempat menyemprot Mario Gegara tak sopan dan cengengesan dalam sidang yang seharusnya berjalan dengan serius itu.
Kena semprot hakim gegara sikap duduk
Mario Dandy kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/8/2023).
Hakim kala itu sempat menginterupsi jalannya persidangan demi menegur Mario Dandy yang tak mengindahkan sopan santun dari cara duduknya.
Adapun kala itu tampak Mario Dandy memangku lehernya dengan tangan. Sontak, hakim memberikan teguran tegas kepada Mario.
"Jaga sikap Saudara, ya," kata hakim ketua Alimin Ribut Sujono.
Jaksa juga meneruskan peringatan sang hakim.
Baca Juga: Begini Cara Licik Mario Dandy Terobos Tak Bayar Tol Naik Jeep Rubicon
"Kamu duduknya yang benar," kata jaksa.
Tak mampu berkelit, Mario akhirnya menaati perintah sang ketua majelis hakim.
"Siap, Yang Mulia," jawab Mario.
Ketawa-ketiwi dengar kondisi David
Sebelumnya, Mario juga sempat menuai amarah publik lantaran menertawakan kondisi David. Kala itu, Selasa (13/6/2023), Jonathan Latumahina ayah David ingin Mario mengalami nasib setimpal dengan sang anak.
Jonathan menjelaskan bahwa anaknya hingga kini belum bisa memakai celana sendiri akibat ulah Mario.
Berita Terkait
-
4 Fakta Sekuriti Ancol Aniaya Terduga Maling Sampai Tewas, Kini Dipecat
-
Begini Cara Licik Mario Dandy Terobos Tak Bayar Tol Naik Jeep Rubicon
-
Heboh Video Anak Ketua DPRD Ambon Teriaki Warga Usai Aniaya Pelajar: Beta Tanggung Jawab!
-
Mario Dandy Anggap Aniaya David Ozora sebagai Hal Hebat, Warganet Geram
-
Menengok Kesaksian Ahli Psikiater di Sidang Mario Dandy, Bikin Pihak David Mencak-mencak
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu