Suara.com - Polisi menyebut motif pria berinisial WP (37) di Bekasi, Jawa Barat, menusuk kuli bangunan berinisial S (45) hingga tewas karena kesal kerap ngutang di warung ibunya.
Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Arwan, mengungkap hal ini berdasar hasil pemeriksaan awal terhadap WP. Menurutnya, sesaat sebelum peristiwa penusukan ini terjadi WP sempat menanyakan kepada ibunya terkait utang korban.
"Pengakuan pelaku, dia (korban) sudah beberapa kali selama bekerja di situ (jajan) namun tidak pernah membayar, ditanyakan ke orang tuanya belum bayar? Belum," kata Arwan kepada wartawan, Kamis (3/8/2023).
Atas perbuatanya, lanjut Arwan, WP kekinian telah ditetapkan tersangka dan ditahan. Ia dijerat Pasal 351 Ayat 3 dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.
"Penganiayaan yang mengakibatkan kematian dan dihukum dengan hukuman penjara selama lamanya 7 tahun," jelas Arwan.
Diberitakan sebelumnya S seorang kuli bangunan tewas usai ditusuk WP saat tengah merenovasi rumah di kawasan Perum Vila Mas Garden, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (1/8/2023) lalu sekitar pukul 14.30 WIB.
Sesaat setelah ditusuk, S sempat berteriak meminta tolong. Warga yang melihat kemudian berupaya menolong dan membawanya ke RSUD Kota Bekasi.
"Namun setelah mendapatkan perawatan di RS, korban dinyatakan meninggal dunia dan disarankan untuk dibawa ke RSUD Kota Bekasi," jelas Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing kepada wartawan, Rabu (2/8/2023).
Baca Juga: Disindir Jadi Menteri Jago Ngutang, Sri Mulyani: Anda Ketinggalan Kereta
Berita Terkait
-
Terekam CCTV, Siswa SMA Tusuk Temannya di Sekolah, Reaksi Murid Satu Kelas Jadi Sorotan: Cuek Apa Syok?
-
5 Fakta Siswa SMA di Banjarmasin Tikam Teman: Diduga Sakit Hati karena Sering Dibully
-
Dua Orang Ditangkap Usai Tusuk Warga di Seyegan, Diduga Persoalan Utang
-
Polisi Bentuk Timsus Buru Pria Ngaku Tentara Penusukan Pemilik Warkop di Medan
-
Disindir Jadi Menteri Jago Ngutang, Sri Mulyani: Anda Ketinggalan Kereta
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel