Suara.com - Perdebatan panas antara masyarakat dan anggota kepolisian sebenarnya bukan hal asing. Namun perdebatan di video unggahan akun Instagram @majeliskopi08 ini menuai sorotan karena ledekan yang disampaikan pengemudi mobil.
"Debat petugas Satlantas dengan pengendara mobil. It's okay berdebat, namanya zaman demokrasi," begitulah keterangan yang dituliskan pengunggah konten di kolom caption, dikutip pada Minggu (6/8/2023).
Terlihat perekam video yang merupakan anggota Satlantas mengarahkan kameranya kepada pengemudi mobil yang diduga terkena cegatan.
"Melaporkan dari situasi di SICC, ngeyel ini manusianya, orangnya," ucap sang polisi sambil merekam pengemudi mobil abu-abu tersebut. Sementara si pengemudi juga terlihat tidak masalah kendati dirinya diviralkan, bahkan dia malah tersenyum dan mengacungkan ibu jarinya.
"Pelat nomornya ini, katanya sekolah tinggi-tinggi nih, tapi dia tuh nggak ngerti," ujarnya melanjutkan.
Sementara si pengemudi mobil yang kelihatannya sangat kesal dengan polisi tersebut malah membalas dengan tidak kalah pedas.
"Karena kalau polisi gini-gini doang, orang gila juga bisa gini-gini," kata pemuda pengemudi mobil tersebut, tampak menirukan aksi sang polisi.
"Iya," jawab petugas itu pada akhirnya. "Oke, siap-siap ya."
Hanya saja tidak ada informasi jelas mengenai penyebab hingga keduanya terlibat perdebatan panas seperti tadi. Namun momen ini menuai pro dan kontra dari warganet, apalagi karena imej kepolisian yang semakin buruk beberapa waktu belakangan.
Baca Juga: Oknum Pemuda Pancasila Keroyok Anggota TNI, Netizen Minta Bubarkan Ormasnya
"Jujur, gua gak membenarkan perkataan pengendara mobil, tapi orang-orang seperti itu lahir karena kekecewaan terhadap instansi seragam coklat," komentar warganet.
"Ga mau langsung nge-judge, belajar dari pengalaman biasanya banyak oknum berseragam yang ga beres," imbuh warganet lain.
"Sama aja kok, polisi nya sendiri bawa-bawa personal.. bilang sekolah tinggi-tinggi.. yang artinya mau bilang gob***," timpal yang lainnya.
Berita Terkait
-
Heboh Video Polisi Injak Sajadah Masjid Raya Sumbar Saat Bubarkan Massa Air Bangis, Kapolda: Tidak Benar!
-
Viral! Polisi Tangkap Tukang Palak Nasgor saat Masih Tidur sambil Nyanyikan Lagu Selamat Ulang Tahun
-
Suami Gak Tahu Diri! Cuma Kasih Uang Belanja Rp 400 Ribu Sebulan Tapi Tega Bilang Istri Kufur Nikmat
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji