Suara.com - Jika dalam perayaan kemerdekaan 17 Agustus 2023 hari ini kita ditanya tentang nama negara, tentu dengan tegas akan menjawab Indonesia. Namun, apakah kamu pernah mengetahui dari mana asal nama Indonesia? serta sejak kapan nama itu digunakan? Apalagi sejak Belanda datang, negara kita yang belum merdeka saat itu kerap disebut sebagai Hindia Belanda.
Nama Indonesia sebenarnya secara resmi dijadikan nama negara saat proklamasi kemerdekaan. Dalam proklamasi 17 Agustus 1945 Soekarno menyebut bahwa mereka menyatakan kemerdekaan Indonesia. Itu berarti Indonesia dijadikan nama bangsa dan nama negara. Jauh sebelum itu, nama Indonesia juga muncul dalam sumpah pemuda 28 Oktober 1928. Namun ternyata dua peristiwa penting itu bukan peristiwa pertama yang melatarbelakangi asal nama Indonesia.
Melansir sejumlah sumber, nama tersebut digagas oleh ilmuwan asal Inggris George Samuel Windsor Earl sejak 1850-an. Saat itu Earl menggabungkan dua nama yakni Indu dan nesians. Kata Indu menginduk pada Hindia yang merupakan kepulauan tempat tinggal masyarakat nesians atau polinesia, ras berkulit sawo matang.
Kedua kata itu digabung menjadi Indunesians dan kemudian ejaannya berubah menjadi Indonesia. Dua ilmuwan Inggris, James Richardson Logan dan George Samuel mencantumkan nama Indonesia dalam Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia.
Sejarah Kemerdekaan Indonesia
Indonesia sempat mengalami berbagai periode kehidupan sebelum akhirnya memproklamasikan kemerdekaan. Awalnya, Indonesia yang juga dikenal dengan nusantara merupakan wilayah yang dikuasai oleh kerajaan. Berawal dari kerajaan Hindu dan Buddha kemudian beralih ke Islam sampai Belanda mendarat pertama kali untuk mencari rempah-rempah.
Setelahnya, Jepang juga datang bersamaan dengan gejolak perang dunia kedua. Periode perebutan kemerdekaan pun dimulai sebelum akhirnya proklamasi kemerdekaan dibacakan pada 17 Agustus 1945.
Penyusunan naskah yang menjadi salah satu peristiwa sejarah proklamasi kemerdekaan Indonesia penting ini terjadi di rumah Tadashi Maeda, atau dikenal Laksamana Maeda. Dia adalah seorang anggota militer Jepang yang turut membantu kemerdekaan Indonesia. Keprihatinan terhadap bangsa Indonesia yang ingin merdeka sampai membuat Laksamana Maeda rela menyediakan rumahnya untuk tempat pembuatan naskah proklamasi.
Pada tanggal 16 Agustus 1945, setelah muncul kesepakatan kaum muda dan kaum tua atas proklamasi kemerdekaan yang akan diadakan pada tanggal 17 Agustus esok harinya. Ir Soekarno lalu menuliskan kalimat pertama untuk naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Fokus ke Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong Tak Pusingkan Kekuatan Thailand dan Vietnam
"Kami, bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia" tulis Bung Karno. Kalimat ini sendiri berasal dari rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar yang lebih dahulu disusun oleh BPUPKI pada bulan Juni 1945.
Mohammad Hatta kemudian menambahkan kalimat kedua pada teks tersebut. "Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya"
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Termasuk Shin Tae-yong, Semua Pelatih di Grup B Piala AFF U-23 Kompak Curhat Soal Tak Diperkuat Pemain Terbaik
-
Kado HUT ke-78 RI, Bank Indonesia Rilis QRIS Fitur Transfer Sampai Setor Tunai
-
Rasakan Keseruan Event Karnaval Air Drop PUBG Mobile!
-
Perbandingan Nilai Pasar Elkan Baggott vs Nathan Tjoe-A-On, 2 Pemain Keturunan Indonesia yang Bermain di Liga Inggris
-
Fokus ke Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong Tak Pusingkan Kekuatan Thailand dan Vietnam
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan