Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani tidak menutupi adanya peluang putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo. Peluang itu terbuka lebar apabila gugatan soal minimal usia cawapres dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kita mencermati hal tersebut, kalau emang kemudian di-MK-nya kemudian disetujui ada calon cawapres di bawah 40 tahun, ya, bisa saja mas Gibran yang maju," kata Puan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8/2023).
Saat ini, Gibran berusia 35 tahun. Kesempatan dirinya untuk mencicipi pesta demokrasi Pilpres 2024 masih terkubur akibat adanya syarat minimal usia cawapres.
Dalam Pasal 169 huruf q UU Pemilu menyatakan, “Persyaratan menjadi calon presiden dan calon wakil presiden adalah: q. berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun”.
Di samping itu, sejumlah pihak mengajukan gugatan untuk menguji pasal tersebut ke MK.
Setidaknya ada 11 penggugat yang mengajukan hal sama ke MK. Salah satu penggugat ialah dari PSI. Mereka menggugat agar usia cawapres diturunkan dari 40 tahun menjadi minimal 35 tahun.
Gibran pernah merespons soal adanya gugatan tersebut. Awalnya, Wali Kota Surakarta itu mengaku tidak mengikuti pemberitaan.
Kemudian, ia meminta kepada seluruh pihak untuk tidak melulu mencurigainya khususnya soal adanya gugatan minimal usia cawapres.
"Lebih pas ditujukan kepada yang menggugat. Kemungkinan sing pingin sing gugat (yang ingin yang menggugat). Ojo kabeh dicurigai aku (jangan semua mencurigai saya). Aku kui ora ngopo-ngopo (saya itu tidak ngapa-ngapain)," pinta Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo, Kamis (3/8/2023).
Baca Juga: Punya Prestasi Saat Jadi Menteri, Airlangga Hartarto Dinilai Layak Jadi Cawapres Prabowo
Berita Terkait
-
Jawaban Yenny Wahid Saat Ditanya Siapa Sosok Capres yang Paling Gusdurian
-
Koalisi Perubahan Gelar Rapat Besok, PKS: Moga-moga Cepat Muncul Nama Cawapres Anies
-
Partai Golkar Merapat ke Prabowo Subianto, Putri Akbar Tanjung Tunggu Arahan Pimpinan
-
Bertemu di Istana Merdeka, Yenny Wahid dan Prabowo Atur Pertemuan Khusus
-
Punya Prestasi Saat Jadi Menteri, Airlangga Hartarto Dinilai Layak Jadi Cawapres Prabowo
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?
-
Cantik Saja Tak Cukup: Tren Baru Ini Bikin Rumah Makin Estetik Sekaligus Super Aman
-
Konsep Wellness Living Memikat Pasar, Sentul City Optimistis Tren Positif Hingga Akhir 2026
-
Jokowi Dinobatkan Jadi Sesepuh Raja-raja Timor, Ribuan Warga Kupang Berebut Abadikan Momen
-
Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak
-
Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag