Suara.com - Para petinggi partai politik juga turut serta meramaikan bursa calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2024 mendatang. Nama-nama tersebut diketahui karena masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota DPR Pemilu 2024 yang diumumkan oleh KPU pada Sabtu (19/8/2023).
Dalam DCS tersebut, terdapat 9.919 nama bakal calon anggota legislatif (caleg) DPR yang diusung oleh 18 partai politik (parpol). Seluruh DCS akan bertarung dalam 84 daerah pemilihan (dapil).
Berkaitan dengan hal tersebut, berikut ini 6 petinggi partai politik yang akan bertarung dalam Pemilu 2024.
1. Ketua Umum PSI Giring Ganesha
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha mengajukan diri untuk bertarung di dapil Jawa Barat I dengan nomor urut 1. Mantan vokalis grup band Nidji itu bersaing untuk mengisi 7 kursi yang tersedia dari dapil tersebut.
2. Ketua Umum Partai Perindo
Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo akan mengajukan diri sebagai caleg di Dapil Banten III dengan nomor urut 1. Pemilik MNC Group itu bersaing dengan 172 caleg lain.
3. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Presiden Partai Keadilan Sejahtera Ahmad Syaikhu juga turut berkompetisi dalam Pemilu 2024. Ahmad mengajukan diri sebagai caleg di dapil Jawa Barat VII dengan nomor urut 1. Daerah tersebut meliputi Kabupaten Bekasi, Purwakarta dan Karawang.
Baca Juga: Ramai Keluarga Petinggi Parpol Maju Jadi Caleg 2024, Ada Nama Cucu Mantan Presiden
4. Ketua Umum Partai Ummat
Ketua Partai Ummat Ridho Rahmadi akan turut berpartisipasi dalam Pemilu 2024. Menantu Ketua Majelis Syuro partai Ummat Amien Rais itu menjadi bakal caleg DPR di Dapil Jakarta I dengan nomor urut 1.
5. Ketua Umum Partai Hanura
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang akan bertarung di Dapil Kalimantan Barat I dengan nomor urut 1. Wilayah yang diliputinya yakni sebagian besar wilayah barat dan pesisir Kalimantan Barat.
Mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini bertarung memperebutkan suara di Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sambas, Kota Singkawang, dan Kota Pontianak bersama 142 caleg lainnya.
Sementara itu, ketua umum 13 partai politik peserta Pemilu 2024 lainnya tidak mengikuti kontestasi pileg. Salah satunya yakni Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang digadang-gadang akan menjadi cawapres Anies Baswedan.
Partai Golkar juga tidak mengusung Airlangga Hartarto yang didorong menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto. PKB saat ini juga tak mengusung ketua umumnya yakni Muhaimin Iskandar.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan turut tidak bergabung untuk memperebutkan kursi anggota DPR RI. Zulhas menyatakan alasannya tidak bergabung adalah karena komposisi bakal caleg PAN sudah kuat untuk memperoleh 100 kursi anggota DPR RI.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Ramai Keluarga Petinggi Parpol Maju Jadi Caleg 2024, Ada Nama Cucu Mantan Presiden
-
Perang Bintang Seleb Nyaleg di Pemilu 2024
-
Alasan 56 Bacaleg di Batam Tak Lolos Seleksi KPU
-
Tak Ada Nama Budiman Sudjatmiko Di Daftar Caleg PDIP, Tapi Muncul Nama Guntur Romli
-
Dapil DKI Jakarta Banjir Nama Tenar, Ada Menteri Hingga Artis
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya