Di sisi lain, Transjakarta sebagai operator angkutan massal warga Jakarta berkomitmen pula untuk memperbaiki kualitas udara di Jakarta. Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan, perbaikan kualitas udara membutuhkan kerja sama seluruh pihak, termasuk transportasi publik.
“Transjakarta terus berupaya mengajak masyarakat menggunakan transportasi publik. Hasilnya, kami telah melayani satu juta pelanggan setiap hari. Lalu jangkauan mencapai 88%. Kemudian first mile hingga last mile masyarakat untuk mengakses transportasi umum sudah tersedia,” jelas Welfizon.
Ia menuturkan, sampai saat ini sudah 52 bus listrik Transjakarta yang beroperasi dengan kemitraan operator transportasi umum. Dengan tiga rute, yakni Pondok Labu-Blok M (1E) sebanyak 13 unit, Kampung Rambutan-Lebak Bulus (7A) sebanyak 14 unit, dan UI-Lebak Bulus (D21) sebanyak 20 unit.
“Tentu pengoperasian bus listrik merupakan upaya memperbaiki kualitas udara, karena ramah lingkungan. Efisiensi biaya operasional juga membentuk suatu ekosistem baru yang terbiasa melakukan mobilitas dengan kendaraan listrik,” terang Welfizon.
Penanganan polusi udara tentu perlu kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, swasta hingga warga. Karena itu, peran warga, seperti naik transportasi publik atau memakai kendaraan listrik, pun amat berarti dalam mengatasi polusi udara.
Berita Terkait
-
Masih Mabuk, Polisi Belum Bisa Periksa Pemuda Pencuri Kotak Amal dan Bakar Tirai Musala di Tebet
-
5 Cara Pilih Skincare Cegah Polusi Udara Masuk dan Merusak Kulit: Antioksidan Jangan Lupa
-
Baru 4 Hari Berjalan, Heru Bakal Evaluasi Kebijakan WFH ASN Pemprov DKI, Ada Apa?
-
Polusi Udara di Ibukota Makin Parah, Pemerintah Lakukan Hujan Buatan
-
Perhelatan KTT Asean, Pemprov DKI Bakal Berlakukan PJJ Bagi Siswa di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung