Seorang pria yang mencuri kotak amal sampai membakar tirai saf Musala Al-Jamiah di Tebet, Jakarta Selatan menjadi sorotan masyarakat. Maling yang diduga dalam keadaan mabuk tersebut juga membakar motor warga dan umbul-umbul yang ada di depan musala.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (23/8/2023) pada pukul 03.00 WIB, di Musala Al-Jamiah, Jalan Hanjuang RT 002 RW 006 Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
Kotak amal tersebut berada di sudut ruangan musala. Sementara itu, yang dibakar oleh pelaku yaitu tirai pembatas shaf jamaah pria dan juga wanita.
Lantas, seperti apakah fakta maling kotak amal mabuk bakar musala tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Kronologi Kejadian
Berdasarkan penuturan dari warga setempat bernama Bandi, pada hari tersebut ia melihat ada kobaran api di musala. Bandi kemudian menghampiri dan ternyata ia juga melihat ada sepeda motor yang terbakar.
Bandi kemudian memberitahukan kepada pemilik motor yang terbakar hingga akhirnya pemilik motor dan warga tersebut berhasil memadamkan api.
Setelah berhasil memadamkan api di motor, warga kembali terkejut setelah melihat ada kobaran api di tembok dekat musala. Ternyata, setelah dicek ada umbul-umbul yang terbakar.
2. Simpan Uang Curian di Celana Dalam
Baca Juga: Beraksi saat Mabuk, Begini Detik-detik Maling Kotak Amal Bakar Musala di Tebet
Warga menyebut maling kotak amal yang membakar musala di Tebet, Jaksel tersebut menyimpan uang curian di celana dalamnya. Hal tersebut diketahui setelah warga setempat menggeledah pelaku.
“Dia (pelaku) taruh uang di celana dalamnya, ada juga di kantong kresek juga. Itu waktu dibawa dari gang menuju pos RW itu banyak uang berceceran di jalan. Nah, begitu sampai di pos RW digeledah lagi benar ada,” ujar Bandi.
3. Pelaku Ditangkap
Lurah Manggarai Selatan, M Sidik membenarkan adanya peristiwa maling yang membakar musala. Maling tersebut diduga dalam kondisi mabuk atau terpengaruh minuman beralkohol.
Sidik menyebut maling tersebut membakar musala setelah mengambil kotak amal. Saat itu juga maling sekaligus pembakar musala tersebut dibawa ke Polsek Tebet.
4. Nyawa Pelaku Hampir Tidak Terselamatkan
Berita Terkait
-
Beraksi saat Mabuk, Begini Detik-detik Maling Kotak Amal Bakar Musala di Tebet
-
Pria Mabuk Pembakar Musala di Tebet Babak Belur Dibawa ke Polsek, Hampir Dibakar Warga
-
Tembok Gosong, Begini Penampakan Musala di Tebet Jaksel usai Dibakar Pria Mabuk saat Maling Kotak Amal
-
Karma Instan! Viral Maling di Aceh Nangis Histeris Ditakut-takuti Korban, Warganet: Sudah Terkencing-kencing
-
Masih Mabuk, Polisi Belum Bisa Periksa Pemuda Pencuri Kotak Amal dan Bakar Tirai Musala di Tebet
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu