Suara.com - Polisi resmi menetapkan seorang pemuda berinisial RK (22) sebagai tersangka dan menahannya. Pemuda mabuk pencuri kotak amal hingga membakar tirai pembatas saf Musala Al Jami'iyah, Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan itu terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Kanit Reskrim Polsek Tebet AKP Agus Tohidin mengatakan, RK dijerat dengan Pasal 363 dan Pasal 187 KUHP.
"Kita tetapkan tersangka dan lakukan penahanan di sini di Polsek," kata Agus kepada wartawan, Kamis (24/8/2023).
Sebelumnya, Kapolsek Tebet Kompol Chitya Intania mengungkap alasan RK membakar tirai pembatas saf musala Al Jami'iyah karena banyak nyamuk. Namun keterangan yang bersangkutan tersebut hingga kekinian masih berubah-ubah.
Chitya menuturkan peristiwa ini berawal ketika RK hendak tidur di musala usai mabuk bersama teman-temannya.
"Pelaku akan tidur di Musala Al Jami'iyah, saat itu pelaku memasuki musala dengan cara merusak pintu," tutur Chitya kepada wartawan, Rabu (23/8/2023).
Setelah berhasil masuk, RK kemudian melihat kotak amal dan langsung mengambil uang di dalamnya. Ketika hendak tidur RK mengaku terganggu karena banyak nyamuk hingga akhirnya membakar tirai pembatas saf.
"Pelaku mencuri uang yang terdapat di dalam kotak amal tersebut kemudian pelaku merasa bahwa di dalam musala banyak nyamuk yang menghampirinya kemudian pelaku membakar gorden atau tirai pembatas saf salat," jelas Chitya.
"Pelaku juga membakar karpet, kemudian pelaku keluar dari musala dan menghampiri motor yang terparkir di depan sekertariat RT 02 di atas motor tersebut ada terpal yang dibakar pelaku tanpa alasan yang jelas," imbuhnya.
Baca Juga: Ngelantur Terpengaruh Alkohol, Alasan Pemuda di Tebet Bakar Tirai Musala karena Banyak Nyamuk
Penyidik, lanjut Chitya, rencananya akan kembali memeriksa yang bersangkutan setelah kondisinya sudah benar-benar sadar.
"Pelaku dalam pengaruh minuman keras sehingga pelaku dalam memberikan keterangan belum fokus," ujar Chitya.
Peristiwa ini sempat terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @merekamjakarta. Dalam keterangannya disebut terjadi pada Rabu (23/8/2023) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi.
"warga tangkap seorang remaja yang curi kotak amal dan bakar tirai pembahas shaf musala di Manggarai Selatan," tulisnya.
Lurah Manggarai Selatan Muhamad Sidik membenarkan adanya kejadian ini. Berdasar informasi awal pelaku menurutnya diduga dalam kondisi mabuk.
"Dalam pengaruh alkohol mengambil kotak amal dan membakar musala tapi tidak sampai besar hanya kain-kainnya saja," kata Sidik kepada wartawan, Rabu (23/8/2023).
Sidik menyebut pelaku merupakan warga sekitar. Kekinian yang bersangkutan telah diserahkan ke Polsek Tebet.
"Yang bersangkutan langsung di tangkap oleh warga sekitar dan diserahkan ke Polsek Tebet," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ngelantur Terpengaruh Alkohol, Alasan Pemuda di Tebet Bakar Tirai Musala karena Banyak Nyamuk
-
6 Fakta Pria Mabuk Maling Kotak Amal Lalu Bakar Musala di Tebet, Umbul-umbul Ikut DIbakar
-
Beraksi saat Mabuk, Begini Detik-detik Maling Kotak Amal Bakar Musala di Tebet
-
Pria Mabuk Pembakar Musala di Tebet Babak Belur Dibawa ke Polsek, Hampir Dibakar Warga
-
Tembok Gosong, Begini Penampakan Musala di Tebet Jaksel usai Dibakar Pria Mabuk saat Maling Kotak Amal
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim