Suara.com - Pemilik Rumah Sakit Sentosa, Bogor, Jawa Barat kini turut terseret kasus hukum usai dituding bertanggung jawab dalam kasus bayi tertukar.
Kini juga terungkap bahwa sosok pemilik RS Sentosa tersebut juga merupakan kader partai politik (parpol) besar di Indonesia.
Diketahui, bahwa Siti Mauliah (37), salah satu ibu dari bayi yang tertukar tersebut akan mengambil langkah hukum.
Pengacara Siti, Rusdy Ridho, kepada wartawan, Jumat (25/8/2023) malam mengungkap pihaknya berencana untuk melaporkan pemilik RS Sentosa ke kepolisian.
Rusdy optimis bahwa laporan tersebut dapat berlanjut ke kasus hukum lantaran sudah jelas unsur pidananya.
Ini dia sosok pemilik RS Sentosa: Kader parpol ternama
Kasus hukum yang melanda pemilik RS Sentosa tersebut sontak membuat publik mencari tahu soal dirinya.
Kepemilikan RS Sentosa dipegang oleh sosok Komisaris Utama PT Pelita Medika Sentosa Dokter Friedrich (Frits) M. Rumintjap.
Frits juga menyandang status Direktur CV. Cahaya Medika Sentosa. Menariknya, dokter Frits merupakan seorang spesialis kandungan dan persalinan (obstetri dan ginekologi). Selain itu, diketahui bahwa Frits adalah mantan Kepala RS TNI AU Atang Sanjaya Bogor.
Baca Juga: Akhir Drama Bayi Tertukar di Bogor: Hasil Tes DNA Diungkap, Dua Ibu Berpelukan
Dikutip dari biodatanya, Frits lahir di Makassar pada 13 Mei 1960. Sebelum berkarier di dunia pengelolaan rumah sakit, Frits menempuh studi di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin dan kemudian di FK Universitas Padjajaran.
Tak cukup di situ, Frits melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan S2 Manajemen Administrasi RS di Urindo. Frits juga mengantongi ijazah S3 Biomedik, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Siapa sangka, Frits juga merupakan seorang politisi dari partai ternama yakni Partai NasDem. Ia tercatat sebagai Ketua DPD NasDem Kabupaten Bogor, sekaligus calon legislatif daerah pemilihan (dapil) 6 DPRD Kabupaten Bogor.
Adapun dapil 6 Bogor meliputi 7 kecamatan yaitu Bojonggede, Ciseeng, Gunungsindur, Kemang, Parung, Rancabungur dan Tajurhalang, yang keseluruhannya meliputi 61 desa.
Riwayat karier Dokter Frits
Dokter spesialis kandungan ini juga mengantongi beberapa riwayat karier di berbagai instansi kesehatan sebagai berikut:
Berita Terkait
-
Akhir Drama Bayi Tertukar di Bogor: Hasil Tes DNA Diungkap, Dua Ibu Berpelukan
-
5 Fakta Terkini Kasus Bayi Tertukar di Bogor: RS Sentosa Bakal Dipidanakan
-
Jalani Tes DNA Silang, Kasus Bayi Tertukar di RS Sentosa Bogor Temukan Titik Terang
-
Polemik Bayi Tertukar, Polisi Periksa Pihak RS Sentosa Bogor dan Keluarga
-
Update Kasus Bayi Tertukar, Polisi Panggil Karyawan RS Sentosa Bogor Hari Ini
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR