Yuni, ibunda Imam, dan satu perwakilan keluarga lainnya bahkan jauh-jauh terbang ke Jakarta dari Aceh ketika mendengar kabar buruk itu.
Biodata Yuni Mauliza: Ternyata caleg DPRD
Yuni kini mengenyam pendidikan di Universitas Al Muslim Peusangan Bireuen.
Siapa sangka, Yuni ternyata juga merupakan Partai Demokrat dan kini memberanikan diri untuk menjadi calon legislatif alias caleg.
Yuni terdaftar sebagai caleg Partai Demokrat dengan nomor urut 5 Dapil 5 DPRD Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh.
Yuni terpukul oleh nasib Imam Masykur
Tak heran bila Yuni terpukul berat oleh kepergian Imam.
Sebab diketahui Imam Masykur mendapatkan perlakuan kejam kala diculik oleh oknum Paspampres, Praka RM cs.
Kerabat korban, Said Sulaiman (32) mengungkap bahwa pelaku sempat menelpon ibu Imam untuk menagih uang tebusan.
Baca Juga: Apa Motif Penganiayaan dan Pembunuhan Imam Masykur oleh Oknum Paspampres?
Terdengar rintihan Imam kala disiksa oleh Praka RM dan komplotannya. Said dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (27/8/2023) juga menyebut keluarga dan Yuni mendapati kondisi jasad Imam yang mengenaskan.
Yuni bisa bernafas lega: pelaku pembunuhan Imam Masykur terancam hukuman mati?
Yuni kini menanti keadilan terhadap Praka RM dan komplotannya.
Adapun Praka RM kini dihantui oleh hukuman mati sebagai hukuman maksimal atas ulahnya.
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono bahkan mendesak pengadilan agar menjatuhkan hukuman mati terhadap Praka RM, sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Laksamana Muda Julius Widjojono, Senin (28/8/2023).
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Apa Motif Penganiayaan dan Pembunuhan Imam Masykur oleh Oknum Paspampres?
-
Pemuda Aceh Tewas usai Diculik Anggota Paspampres, Jeritan Korban saat Disiksa Bikin Merinding
-
Masih Bungkam, Deddy Corbuzier Ditantang Undang Ortu Korban Oknum Paspampers ke Podcastnya
-
Ini Deretan Kasus Kekerasan oleh Paspampres, Gibran Sampai Ikut Turun Tangan
-
Kawal Kasus Oknum Paspampres, Hotman Paris Soroti Banyaknya Korban
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua