Suara.com - Yuni Mauliza kini harus mengubur impian menikah dengan kekasihnya, Imam Masykur (25).
Adapun Imam tak lain adalah sosok pemuda asal Desa Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh yang tewas usai dianiaya oknum Paspampres.
Mendiang Imam yang bekerja sebagai pedagang toko kosmetik di kawasan Rempoa, Tangerang Selatan berencana untuk menikahi Yuni Mauliza.
Usut punya usut, Yuni Mauliza bukan sosok yang sembarangan.
Yuni bagikan kisah pilunya ditinggal Imam Masykur
Imam ditemukan meninggal dunia di Sungai Cibogo, Karawang, Jawa Barat, pada 18 Agustus 2023. Sebelumnya, ia diculik hingga dianiaya pada 12 Agustus 2023.
Yuni sontak menuangkan kisah pilunya usai ditinggal Imam dalam sebuah insiden tragis.
"Selamat jalan sayang, surga menantimu Allah lebih menyayangimu. Kamu sudah tenang tidak ada lagi yang menyakitimu. Semoga keadilan di negara ini berpihak pada kita," tulis Yuni melalui akun TikTok pribadinya.
Yuni berharap Imam dapat mendapatkan keadilannya usai menjadi korban kekejaman.
Baca Juga: Apa Motif Penganiayaan dan Pembunuhan Imam Masykur oleh Oknum Paspampres?
"Semoga keadilan tetap berpihak padamu dengan seadil-adilnya hukum di negara ini," lanjut tulis Yuni.
Berencana menikah bulan depan
Yuni juga mengungkap bahwa ia dan Imam akan menikah di akhir tahun ini.
Keduanya berencana akan mengikat tali pernikahan pada Oktober mendatang.
Saudara ipar korban, Mukhtar kepada wartawan, Selasa (29/8/2023) mengungkap bahwa Yuni telah menjalin asmara dengan Imam selama kurang lebih setengah tahun tunangan.
Yuni juga merupakan teman satu kampung Imam.
Berita Terkait
-
Apa Motif Penganiayaan dan Pembunuhan Imam Masykur oleh Oknum Paspampres?
-
Pemuda Aceh Tewas usai Diculik Anggota Paspampres, Jeritan Korban saat Disiksa Bikin Merinding
-
Masih Bungkam, Deddy Corbuzier Ditantang Undang Ortu Korban Oknum Paspampers ke Podcastnya
-
Ini Deretan Kasus Kekerasan oleh Paspampres, Gibran Sampai Ikut Turun Tangan
-
Kawal Kasus Oknum Paspampres, Hotman Paris Soroti Banyaknya Korban
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Tito Karnavian resmikan huntara Agam, dorong percepatan bantuan dan validasi data korban bencana.
-
Peluang Bonus Demografi, Wamen P2MI Sebut Gejolak Global Belum Surutkan Permintaan PMI
-
Menteri Trenggono Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR
-
Update Terbaru Kenaikan Gaji PNS, PPPK, dan TNI-Polri Tahun 2026
-
Update Banjir Jakarta Minggu Pagi: 19 RT Masih Terendam, Ratusan Warga Bertahan di Pengungsian
-
Lawatan Selesai, Ini Rangkuman Capaian Strategis Prabowo di Inggris, Swiss dan Prancis
-
Laba Triliunan, Sinyal Tersendat: Paradoks IndiHome di Bawah Raksasa Telekomunikasi
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI