Bahkan SBY menilai bahwa semua yang diperjuangkan menjadi kandas akibat huru-hara yang menimpa koalisi tersebut dan memuncak di isu duet Anies-Cak Imin.
Bacakan komentar terkait isu Cak Imin: Sebut Demokrat di-prank musang berbulu domba
Eks Presiden RI tersebut juga mengaku dirinya mendapatkan banjiran pesan dari orang-orang sekitarnya baik yang merupakan kader Demokrat maupun pihak eksternal.
SBY sontak membacakan beberapa pesan tersebut yang menunjukkan kekecewaan terhadap keputusan Anies menggandeng Cak Imin sebagai cawapres.
Salah satu komentar yang dilayangkan menilai bahwa Partai Demokrat menjadi korban prank alias dijahili.
Komentar tersebut juga menyebutkan bahwa Demokrat diprank oleh sosok yang disebut sebagai 'musang berbulu domba' yang menyimbolkan kelicikan.
SBY: Kita tidak diizinkan mendukung orang yang tidak jujur
SBY melihat bahwa ada sisi positif dari insiden ini yakni para kader bisa menilai siapa yang bisa mereka beri dukungan.
Ia sontak menyinggung bahwa Allah tak mengizinkan untuk mendukung sosok pemimpin yang tidak jujur.
Baca Juga: Angkat Bicara Usai Demokrat Cabut Dukungan, Anies: Pada Waktunya Ada Penjelasan
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Pendukung Sebut Anies Baswedan Petugas Rakyat, Demokrat: Ternyata Petugas Partai
-
Setelah 'Dikhianati' NasDem dan Anies, AHY akan Umumkan Langkah Politik Demokrat Senin Pekan Depan
-
Presiden PKS Batal Hadir di Deklarasi Anies-Cak Imin di Surabaya
-
Menerka Langkah Demokrat Usai Ditikung NasDem, Pakar Politik UGM Sebut Ada Kemungkinan ke PDIP
-
Anies Baswedan Lebih Pilih Cak Imin Jadi Cawapres daripada PKS dan Demokrat
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita