Suara.com - Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Sukabumi melakukan penyelidikan kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu, (3/9/2023) yakni satu truk bermuatan kerikil menyeruduk satu keluarga.
"Akibat kecelakaan tersebut satu korban meninggal dunia dan dua lainnya masih kritis. Korban merupakan satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri beserta satu anaknya. Untuk penyebab kejadiannya masih dalam penyelidikan," kata anggota Unit Laka Lantas Satlantas Polres Sukabumi Briptu Caesaryadi Ependi di Sukabumi, Minggu.
Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, korban meninggal dunia diketahui bernama Saiukun (50), sementara istrinya Nyai Marini mendapatkan perawatan intensif di RS Betha Medika Cisaat dan anaknya yakni Muhamad Dirga (8) tengah mendapatkan pengobatan dari tim medis RSUD Sekarwangi Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Untuk jenazah Saikun hingga saat masih berada ruang jenazah RSUD Sekarwangi, untuk dijemput oleh pihak keluarga. Untuk ketiga korban tercatat sebagai warga Kampung Cipayung, RT 05/05, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.
Kecelakaan ini berawal saat satu keluarga yang usai membeli terpal salah satu toko di Kampung Cikukulu, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi hendak melanjutkan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor bernomor polisi F 4607 UBV.
Korban Saikun yang saat itu berada di atas motor kemudian menaikkan anaknya ke atas motor di saat istri korban hendak duduk di jok motor tiba-tiba datang truk bermuatan batu kerikil dari arah Kota Sukabumi menuju Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi dengan kecepatan tinggi yang menabrak bagian belakang motor korban.
Akibatnya Saikun dan anaknya berserta sepeda motornya masuk ke dalam kolong truk, sementara Nyai Marini terpental. Warga yang melihat kejadian itu langsung memberikan bantuan. Proses evakuasi dua korban yang berada di bawah truk cukup dramatis, di mana warga harus mengeluarkan muatan dan mengangkat badan truk untuk mengeluarkan korban
Untuk Saikun meninggal dunia di tempat kemudian anaknya M Dirga masih dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat RSUD Sekarwangi, kemudian untuk istri korban juga belum sadarkan diri dan tengah mendapatkan pengobatan oleh tim medis RS Betha Medika.
Caesaryadi mengatakan Satlantas Polres Sukabumi masih meminta keterangan dari sopir truk dan saksi yang berada di lokasi, serta menggandakan rekaman CCTV yang berada di lokasi untuk dijadikan barang bukti. Dari olah tempat kejadian perkara, kecelakaan ini akibat truk yang oleng sehingga masuk lahan parkir di mana korban saat itu tengah berhenti.
Baca Juga: Rentetan Insiden Lift Jatuh di Indonesia, Terbaru di Resort Ubud sampai 5 Korban Tewas
Sementara, salah seorang warga yang berada di lokasi saat terjadi kecelakaan Ivan mengatakan kecelakaan terjadi begitu cepat dirinya melihat truk dari arah Kota Sukabumi dengan kecepatan tinggi tiba-tiba oleng dan langsung menabrak bagian belakang sepeda motor yang tengah dinaiki oleh satu keluarga. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Rentetan Insiden Lift Jatuh di Indonesia, Terbaru di Resort Ubud sampai 5 Korban Tewas
-
Siapa Pemilik Ayuterra Resort Ubud Bali, Lokasi Kecelakaan Lift Tewaskan Lima Karyawan
-
Misteri 2 Bilah Celurit Di Lokasi Tewasnya Dua Remaja Tabrak Tiang Listrik Di Kembangan
-
Cara Lakukan Bantuan Hidup Dasar Pada Korban Henti Jantung, Bisa Selamatkan Nyawa
-
Angkot Tabrak Truk di Deli Serdang, Warganet: Kereta Api Aja Dilaga Apalagi Truk
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Geger di Haji Nawi! Jasad Bayi Usia Sehari Dibuang di Tong Sampah, Dibungkus Tas Kertas
-
Marak Kasus Kekerasan, Aparat Akan Diberi Pelatihan Hak Asasi Manusia Agar Lebih Humanis
-
Anggota DPRD DKI Lukmanul Hakim Sepakat Minimarket Modern Ditutup dan Kopdes Dikuatkan
-
Ngeri! Bahas Fungsi Helm, 6 Fakta Petugas Damkar Khairul Umam Diancam Tak Selamat Sampai Lebaran
-
PDIP Kritik RI Gabung Board of Peace Tanpa Persetujuan DPR, Singgung Biaya 8.000 Pasukan
-
Bertaruh Nyawa di Arus Lahar Semeru, Aksi Heroik Polisi Lumajang Gendong Siswa SD Demi Bisa Sekolah
-
Total Ada 38 Ribu Penerima Beasiswa LPDP, Dirut Ingatkan Etika dan Tanggung Jawab Moral Uang Pajak
-
Jadwal Lengkap Layanan Hapus Tato Gratis Baznas DKI Jakarta Selama Ramadhan 2026
-
Buntut Kontroversi "Cukup Aku WNI", LPDP Hitung Refund Beasiswa AP Suami Mbak DS Plus Bunga
-
Viral Perang Sarung Kebumen, KemenPPPA Soroti Dampak Mengerikan Ini pada Anak dan Polisi!