Suara.com - Siapa sangka, sosok selebgram kondang bernama Annisa Rama Dewi alias Annisa Dewi ternyata punya pekerjaan sampingan sebagai seorang muncikari atau germo.
Annisa ditangkap polisi lantaran menjajakan perempuan lain untuk para pria hidung belang. Sosok sosialita asal Bangka Belitung itu bahkan meraup jutaan Rupiah dari mengatur kencan para pekerja seks komersil.
Lantas, berapa tarif dan pendapatan Annisa Dewi dari bisnis 'nakalnya' itu?
Annisa Dewi raup jutaan Rupiah
Selebgram dengan followers 26,6 ribu tersebut kini ditangkap polisi lantaran menjalankan bisnis prostitusi dan meraup jutaan Rupiah perhari.
Annisa disebutkan mematok tarif masing-masing uang tunai sebesar Rp 3.000.000 kepada pelanggan agar bisa berkencan dengan para pekerja yang dicomblangkan.
Annisa akhirnya mengambil beberapa persen dari tarif kencan tersebut.
Polisi juga mengamankan korban yakni para perempuan yang dijajakan oleh Annisa, masing-masing berinisial AM (21) dan NL (23).
Annisa Dewi ditangkap polisi
Baca Juga: Teka-teki Dalang di Balik Perseteruan Tasyi Athasyia dengan Eks Karyawannya
Annisa ditangkap oleh petugas Polda Babel pada Jumat (19/2023) di sebuah tempat karaoke tak jauh dari hotel tempat kasus prostitusi di Bangka Tengah.
Ia juga ditangkap beserta beberapa pekerja prostitusi yang bekerja di bawahnya.
“Saat pengembangan, pelaku ini berhasil kami amankan di satu tempat karaoke yang tidak jauh dari lokasi pengungkapan TPPO,” kata Kabid Humas Kombes Jojo Sutarjo.
Bisnis nakal yang dijalankan oleh Annisa ini terendus polisi usai tim Opsnal Jatanras dan Subdit IV PPA Ditreskrimum yang tergabung dalam Satgas Gakkum TPPO Polda Babel menerima informasi dari masyarakat.
"Berawal dari tim Opsnal Jatanras dan Subdit IV PPA Ditreskrimum yang tergabung dalam Satgas Gakkum TPPO Polda Babel, mendapatkan informasi bahwa ada seorang perempuan diduga melakukan aktivitas prostitusi dan eksploitasi seksual." jelas Jojo.
Annisa memanfaatkan media sosial untuk merekrut para perempuan yang akan dijajakan ke pria hidung belang. Kemudian, Annisa menerima pesanan dari pelanggannya melalui kontak WhatsApp.
Berita Terkait
-
Digerebek di Tempat Karaoke, 5 Fakta Selebgram Ditangkap karena Nyambi Jadi Muncikari
-
Denise Chariesta Sebut Jabang Bayinya jadi Penyemangat Hidup Setelah Ditinggal JK: Sehat Selalu Ya Nak
-
Promosikan Situs Judi Online, 4 Selebgram di Pandeglang Ditangkap Polisi
-
Teka-teki Dalang di Balik Perseteruan Tasyi Athasyia dengan Eks Karyawannya
-
Tak Hanya Mobil Mewah, 3 Rumah Selebgram Palembang Disegel Polisi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026