Suara.com - Mulai hari ini, Senin (4/9/2023) sampai Minggu (14/9/2023), Korps Lalu Lintas Polri mengadakan Operasi Zebra di seluruh Indonesia. Simak jadwal, sasaran dan sanksi Operasi Zebra 2023 di bawah ini.
Merangkum unggahan Instagram @ntmc_polri, Operasi Zebra 2023 dilakukan dalam rangka menyambut Pemilu 2024 agar bisa berjalan dengan kondusif.
Dengan dilakukannya Operasi Zebra, diharapkan suasana keamanan, ketertiban dan keselamatan lalu lintas menjadi lancar sehingga Pemilu bisa dikasanakan dengan baik.
Berkaitan dengan Operasi Zebra 2023, pengguna kendaraan bermotor disarankan untuk selalu membawa surat kendaraan yang lengkap. Jika terbukti lalai maka sanksi yang akan dikenakan adalah sebagai berikut:
- Melawan arus lalu lintas, sesuai pasal 287 maka sanksinya denda paling banyak Rp 500 ribu.
- Membawa kendaraan dalam pengaruh alkohol, sesuai pasal 293 UU LLAJ maka sanksinya denda paling banyak Rp 750 ribu.
- Menggunakan ponsel saat berkendara, sesuai pasal 283 UU LLAJ maka sanksinya denda paling banyak Rp 750 ribu.
- Helm tidak SNI, sesuai pasal 291 maka sanksinya denda paling banyak Rp 250 ribu.
- Tidak memakai sabuk pengaman saat berkendara, sesuai pasal 289 maka sanksinya denda paling banyak Rp 250 ribu.
- Berkendara melebihi batas kecepatan, sesuai pasal 185 ayat 2 maka sanksinya denda paling banyak Rp 500 ribu.
- Tidak memiliki SIM atau berkendara di bawah umur, sesuai pasal 281 maka sanksinya denda paling banyak Rp 1 juta.
Operasi Zebra sendiri adalah sebutan untuk kegiatan dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ketika memeriksa surat-surat mengemudi seperti SIM dan STNK dari para pemakai kendaraan baik mobil dan motor dan menindak pelanggaran lalu lintas.
Operasi ini mengambil nama dari Jalur/Perlintasan Zebra yaitu Zebra Cross di mana selama ini dikenal sebagai salah satu fitur jalan raya.
Terkadang, beberapa pengendara sengaja menghindar operasi tersebut dengan cara berbalik arah, melawan arus atau menghindari jalan besar.
Merangkum berbagai sumber, Operasi Zebra ini pertama kali dilakukan di Irian Jaya yang kini disebut dengan Papua pada tahun 1978.
Mulanya, Operasi Zebra dilakukan oleh Kapolda Irian Jaya, Brigjend Soedrmadji karena arus lalu lintas di sana cukup semrawut. Banyak pengendara yang abai dengan peraturan lalu lintas.
Baca Juga: Operasi Zebra Candi 2023 Dimulai, Wakapolresta Solo: Tekan Angka Kecelakaan
Rupanya Operasi Zebra berhasil dan banyak pengendara yang mulai tertib di jalan raya, sehingga program ini turut dibawa oleh Soedarmadji ketika ia pindah tugas untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
Kesuksesan Operasi Zebra terdengar hingga Jawa Timur di mana volume kendaraan di wilayah ini jauh lebih besar dibandingkan Irian Jaya, Bali dan Nusa Tenggara.
Untuk mengedukasi pengendara kendaraan bermotor khususnya di Surabaya, Polda Jawa Timur akhirnya menggelar Operasi Zebra pada tahun 1984.
Seiring berjaannya waktu, Operasi Zebra mulai digelar di seluru Indonesia. Pada 25 Juli 1985, untuk pertama kalinya operasi lalu lintas ini dilakukan secara serentak.
Pencetusnya, Soedarmadji yang kala itu menjabat Kadapol Metro Jaya memimpin operasi ini di Jakarta.
Demikian penjelasan tentang Operasi Zebra 2023, lengka dengan sejarahnya. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca.
Berita Terkait
-
Operasi Zebra Candi 2023 Dimulai, Wakapolresta Solo: Tekan Angka Kecelakaan
-
Operasi Zebra Singgalang 2023 di Sumbar Berakhir 14 September, Ini 7 Pelanggaran yang Diburu Polisi
-
Bikin Ahmad Sahroni Manut, Ini Perintah Tegas Surya Paloh Larang Laporkan SBY ke Bareskrim Polri
-
Anies Larang Ahmad Sahroni Laporkan SBY ke Bareskrim, Ini Alasannya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran