Bahtiar Baharuddin saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kariernya dimulai saat menjadi Kemdagri sebagai ASN. Ia menjabat sebagai Kasubdit Ormas, Ditjen Kesbangpol, Kabag Perundang-Undangan, Setditjen Polpum, Direktur Poldagri, dan Ditjen Polpum.
4. Pj Gubernur Papua M Ridwan Rumasukun
M Ridwan Rumasukun lahir di Jakarta, 14 Oktober 1964. Ridwan Rumasukun melanjutkan pendidikan S1 di Universitas Ottow Geissler Jayapura, pendidikan Magister di Universitas Hasanuddin Makassar dan meraih gelar Doktor di Universitas Brawijaya Malang.
Kariernya dimulai di RS Jiwa Abepura sebagai Kasub Umum dan Kepegawaian. Kemudian ia menjabat sebagai Kasubbag Administrasi Bawasda Provinsi Irian Jaya dan Kasubbag Umum dan Kepegawaian Bidang Kesehatan dan Kependudukan Bawasda Prov. Irian Jaya. Pada 2014, Ridwan dilantik sebagai Sekda Pro Papua oleh Gubernur Papua Lukas Enembe.
5. Pj Gubernur Sumatera Utara Hasanuddin
Mayjen TNI (Purn) Hasanuddin lahir pada 7 september 1965. Ia merupakan purnawirawan TNI dengan pangkat mayor jenderal dan jabatan terakhirnya Wakil Inspektur AD.
Pendidikannya ditempuh di Akmil 1989 dari cabang artileri pertahanan udara. Selain itu, Hasanuddin juga menempuh pendidikan Sekolah Staf dan Komando AD pada 2003 dan meraih predikat lulusan terbaik XLI 2003.
Hasanuddin pernah mengemban jabatan sebagai Danpusdik Arhanud 2013-2014, Danrem 045/Garuda Jaya 2014-2016, Waasrena Kasad 2017, Kasdam 1/Bukit Barisan 2018-2020. Pada 2019-2020, Hasanuddin menjabat sebagai Arsena Kasad.
Baca Juga: Alasan Mendagri Tak Terbuka Soal Calon Pj Gubernur: Berpotensi Timbulkan Politik Transaksional
6. Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra
Sang Made Mahendra adalah salah satu mantan perwira tinggi Polri. Sang Made Mahendra lahir di Bali, 3 Juli 1966.
Jabatan yang pernah diembannya yakni Kapolsekta Tamate di Polres kupang pada 1992, Kapolsekta Tamalate di Poltabes Ujung Pandang pada 1997, Wakasat Reskrim Poltabes Ujung Pandang pada 1999.
Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Kasat Serse Poltabes Ujung Pandang pada 2000, hingga Penyidik Utama Tk. III Dit III/Tipikor Bareskrim Polri 2010, Ditreskrim Polda Bengkulu pada 2011, dan Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri 2014.
Jabatan lainnya yakni Kasetum Polri pada 2018, Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan, Hukum, dan Pengawasan pada 2019. Ada pula Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum pada 2022. Jabatan terakhirnya yakni Inspektur Jenderal.
7. Pj Gubernur Kalimantan Barat Harrison Azroi
Harrison memulai kariernya di RSUD dr. A Diponegoro Putussibau, Kapuas Hulu pada 1998 sebagai ASN. Harrison juga sempat menjabat sebagai Direktur di rumah sakit tersebut pada 2006.
Harrison juga pernah bertugas sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kapuas Hulu pada 2017. Pada 2019, ia ditetapkan sebagai Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalimantan Barat dan Sekda Kalbar pada 2022.
8. Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi Revianto
Andap Budhi Revianto pernah menjabat sebagai Sekjen Kemenkum. Jabatan lain di kepolisian juga pernah diembannya, seperti Waridirtipidter Bareskrim Polri pada 2015, Karopal Ssarpras Polri, Karopal Sarpras Polri pada 2016.
Tak sampai di situ, ia juga pernah menjabat sebagai Kapolda Sultra pada 2016, Kapolda Maluku pada 2018, Kapolda Kepri pada 2018, dan Inspektur Jenderal Kemenkumham pada 2020 lalu.
9. Pj Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Ayodhia Kalake
Ayodhia adalah sosok berdarah Adonara, Flores Timur, NTT. Ayodhia pernah menjabat sebagai anggota dewan Komisaris PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk untuk menggantikan Letjen (Purn) Sumardi berdasarkan RUPS.
Ayodhia juga pernah bekerja di Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) sebagai Asisten Deputi Delimitasi dan Zona Maritim dan Kawasan Perbatasan. Ia juga menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Alasan Mendagri Tak Terbuka Soal Calon Pj Gubernur: Berpotensi Timbulkan Politik Transaksional
-
Kisah Mantan Penjual Racun Tikus Jadi Gubernur Sulawesi Selatan
-
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Diperiksa KPK, Ini Masalahnya
-
9 Gubernur yang Masa Jabatannya Berakhir Hari Ini: Ridwan Kamil hingga Ganjar Pranowo
-
Tak Masalah Usulan Pilkada 2024 Dipercepat, Mendagri Tito: Asal KPU Siap, Why Not?
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG
-
Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK
-
Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu
-
Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo
-
Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela
-
Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!
-
KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut
-
Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat
-
Lubang Galian yang Merenggut Nyawa, Siapa Harus Bertanggung Jawab?