Suara.com - Seorang oknum TNI pengemudi mobil yang melawan arah di Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) tengah disorot. Aksinya dengan mobil Toyota Yaris hitam ini diduga menjadi pemicu kecelakaan beruntun yang terjadi pada Sabtu (9/9/2023) pagi.
Kecelakaan tersebut melibatkan sebanyak 8 kendaraan di Tol MBZ. Bahkan, tiga orang menderita luka-luka dan langsung dievakuasi ke RS Siloam Bekasi. Belum lagi, sepanjang area itu mengalami kemacetan parah, tepatnya hingga lebih dari 3 kilometer.
Jasa Marga selaku pengelola Tol MBZ melaporkan penanganan kecelakaan telah dilakukan per pukul 05.20 WIB. Menurut mereka, hal ini disebabkan pengendara yang melawan arus di sebelah kiri atau bahu jalan.
Lantas, siapa oknum TNI yang dimaksud?
Sosok Oknum TNI yang Lawan Arah
Oknum TNI yang melawan arah hingga memicu kecelakaan itu berinisial GDW (29) dari Kodam Jaya. Soal ia yang merupakan anggota militer sudah dikonfirmasi pihak Polres Metro Bekasi. Hal ini diketahui usai dilakukan pemeriksaan terhadap dirinya.
Kepala Satlantas Iptu Carmin mengatakan GDW memang sempat dibawa oleh jajaran PJR Cikampek ke Satlantas Polres Kabupaten Bekasi. Namun, oknum TNI ini kemudian dijemput oleh pihak dari Detasemen Polisi Militer (Denpom) 2 Jaya.
Carmin juga menyebut GDW saat kejadian tengah mengendarai mobilnya seorang diri. Anggota TNI itu disebutnya mengalami luka, namun ia mengaku belum bisa merincinya. GDW juga dikatakan masih syok dan sedang menjalani pemeriksaan di rumah sakit.
Polres Metro Bekasi bahkan tak menjelaskan alasan GDW berputar balik hingga melaju melawan arah. Carmin mengatakan kasus kecelakaan yang melibatkan oknum TNI sebagai terduga pelaku tersebut telah diserahkan ke Denpom Cijantung.
Baca Juga: Diduga Mengantuk, Sebuah Truk Tabrak Teras Rumah Warga di Sleman
Sementara itu, Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar menuturkan bahwa GDW sedang diperiksa di Pomdam Jaya. Saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut dan satuan pasti sang terduga pelaku.
Lalu, mengenai alasan GDW berkendara melawan arah di Tol MBZ pun belum diungkap oleh Irsyad. Dikatakan olehnya, Pomdam Jaya saat ini masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku. Jadi, mereka belum tahu apa alasannya.
Adapun kecelakaan beruntun di Tol MBZ itu terekam dalam video yang kemudian menjadi viral di media sosial. Dikarenakan terduga pelaku adalah anggota TNI, tak heran kasus ini menyita perhatian publik. Di sisi lain, beredar kabar bahwa GDW lulus dari AKMIL pada tahun 2018 dan saat ini berpangkat Perwira Muda di Kodam Jaya.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Diduga Mengantuk, Sebuah Truk Tabrak Teras Rumah Warga di Sleman
-
Sengketa Tanah Leluhur dan Rampasan Perang Warga Majalengka Vs TNI AU
-
Kecelakaan Beruntun di Tol MBZ Gegara Ulah Oknum TNI yang Lawan Arus, 1 Orang Luka Berat
-
Detik-detik Pengendara Mobil yang Diduga Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol MBZ Diamankan Petugas
-
Breaking News! Mobil Lawan Arus Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol MBZ
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura