Suara.com - Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap sekuriti salah satu bank di Manggarai Barat, NTT, menjadi viral. Bagaimana tidak, oknum polisi yang menghajar sekuriti itu berpangkat Kapolsek Komodo yang bernama AKP Ivans Drajat.
Akibat perbuatannya, Ivansakhirnya dipanggil oleh pihak Propam Polsek Komodo untuk dimintai keterangan soal penganiayaan itu. Dalam pengakuannya, Ivans mengatakan dirinya khilaf dan menyesali perbuatannya tersebut.
Peristiwa ini bermula ketika Ivans sedang mengambil uang tunai di salah satu cabang bank BUMN di Desa Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
Guido, yang merupakan sekuriti bank, saat itu menengur Ivans agar tidak menggunakan helm saat berada di ruangan ATM. Namun, Ivan malah tidak mengidahkan teguran dari sekuriti tersebut.
Bahkan, Ivans merasa marah sudah ditegur dan langsung meminta anak buahnya untuk menjemput Guido usai kembali ke Polsek Komodo. Sang sekuriti yang diminta datang ke Polsek Komodo akhirnya dianiaya oleh Ivans dengan cara ditinju dan dipukul.
Lalu, siapa sosok AKP Ivans Drajat sebenarnya? Simak inilah biodata sekaligus profil AKP Ivans Drajat selengkapnya.
AKP Ivans Drajat sendiri saat ini menjabat sebagai Kapolsek Komodo, NTT. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2012 ini merupakan putra daerah Madura, tepatnya dari Bangkalan lahir di Sampang pada bulan April 1989.
Saat ini, Ivans diketahui berusia 34 tahun. Selama 11 tahun terakhir berkarier di kepolisian, Ivans sudah beberapa kali dimutasi dari satuan kerjanya.
Saat masih berpangkat Iptu, Ivans pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Polda NTT, serta Panit II Unit I Subdit I Ditreskrimsus Polda NTT.
Baca Juga: Ingkar Janji, Wulan Guritno Kabur Usai Diperiksa 7 Jam Terkait Kasus Promo Judi Online
Kariernya pun semakin menanjak saat dirinya menjabat Kasat Samapta Polres Kupang. Ivans berhasil meraih beberapa prestasi selama dimutasi di Polres Kupang.
Ivans juga pernah diamanahkan untuk memegang jabatan sebagai Kasat Resnarkoba Polres Belu. Meskipun memiliki karier dan prestasi yang cemerlang, Ivans sebelumnya pernah tersandung kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Ia diduga melakukan KDRT kepada sang istri. Sang istri pun melaporkan perbuatan Ivans ke Propam Polri dan berakhir dengan mediasi. Sang istri mengaku Ivans sempat berselingkuh, namun tak terima dengan tuduhan tersebut.
Tak dapat membendung emosi, Ivans pun tega melakukan KDRT. Namun, kasus ini berakhir damai dan keduanya kembali bersatu.
Namun, kini Ivans kembali menorehkan catatan hitam dalam kasus kriminal. Kejadian penganiayaan yang dilakukannya kepada seorang sekuriti bank BUMN bernama Guido membuatnya sempat dipanggil Propam. Namun lagi-lagi, kasus Ivans ini berakhir damai setelah keduanya menghadiri mediasi.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Ingkar Janji, Wulan Guritno Kabur Usai Diperiksa 7 Jam Terkait Kasus Promo Judi Online
-
Ferry Irawan Bikin Video 'Udah Bosen Manggil Sayang Lama-lama Manggil Setan', Singgung Venna Melinda?
-
Puluhan Siswa SD di Pulau Rempang Takut ke Sekolah Pasca Bentrok Warga vs Aparat, Trauma Gas Air Mata?
-
Nyaris Ditilang Polisi, Pria Ini Nekat Sembunyi di Tempat Tak Terduga
-
Polisi Setop Tilang Uji Emisi, Aktivis Lingkungan Geram: Masa Langsung Disimpulkan Tidak Efektif
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra