Suara.com - Peristiwa suami bunuh istri yang dilakukan Nando terhadap Mega Suryani Dewi telah membuat dua anak mereka mengalami trauma. Bagaimana tidak, dua anak yang masih balita itu menyaksikan langsung bagaimana ayah mereka menggorok leher sang ibu di Bekasi, Jawa Barat.
Adapun kondisi trauma dua balita itu dikonfirmasi langsung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Kedua balita itu diketahui masing-masing berusia 4 tahun dan 1,5 tahun.
Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Rumah Tangga dan Rentan KemenPPPA, Eni Widiyanti mengungkap bahwa dua balita itu juga belum bisa bicara karena masih mengalami trauma.
"(Dua balita) masih didampingi psikolog dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Bekasi setiap hari, masih trauma dan belum bisa bicara," kata Eni Widiyanti, Rabu (13/9/2023).
Saat ini, kedua balita itu tinggal bersama nenek mereka, atau ibu Mega Suryani Dewi. Sejauh ini, KemenPPPA juga terus berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat.
Selain itu, kata Eni, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi.
Sementara itu, kakak korban yang bernama Deden Suryana menyampaikan, dua keponakannya itu sekarang juga tinggal bersama dirinya. Menurutnya, dua balita itu dalam kondisi sehat, meski mereka melihat aksi pembunuhan di kontrakan orang tua mereka.
"(Dua) anak korban sekarang lagi di tempat saya, sama ibu saya, sama istri saya," jelas Deden pada Senin (11/9/2023).
Sebelumnya, terjadi aksi pembunuhan yang dilakukan Nando terhadap Mega di rumah kontrakan mereka yang terletak di Cikarang, Bekasi. Pembunuhan itu berawal dari cekcok pelaku dan korban.
Baca Juga: Sadis! Pelaku Begal Bacok Kepala Korban dengan Celurit di Desa Karang Bahagia Bekasi
Pelaku yang emosi tega menggorok leher istrinya sendiri dengan pisau dapur. Aksi itu disaksikan oleh kedua anaknya. Mengerikannya, sang anak yang tidak mengerti apa-apa, sempat memainkan darah ibunya dan menempelkan ke dinding.
Usai membunuh, Nando lantas memandikan jasad Mega, lalu menidurkannya kembali di samping anak. Pelaku juga sempat membersihkan dan mencuci baju korban, serta menjemurnya. Nando juga diduga membersihkan tempat kejadian perkara sebelum pergi.
Dua hari kemudian, Nando menyerahkan diri ke Polsek Cikarang Barat yang diantar kedua orang tuanya pada Sabtu (9/9/2023). Dalam penyerahan dirinya, Nando mengaku telah melakukan KDRT dan membunuh sang istri.
Atas perbuatannya, Nando dikenakan Pasal 339 KUHP dengan ancaman pidana penjara seumur hidup.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Sadis! Pelaku Begal Bacok Kepala Korban dengan Celurit di Desa Karang Bahagia Bekasi
-
Buktikan Belum Habis, Ezechiel N'Douassel Cetak Hattrick di Laga Perdana Bareng FC Bekasi City
-
Dipukul, Ditendang dan Dilempar Setrika, Kasus Penganiayaan Wanita oleh Eks Suami Siri di Bekasi Berujung Damai
-
Daftar Pemain Asing Liga 2 2023/2024 di Grup 2, FC Bekasi City Paling Menjanjikan
-
Pengakuan Tetangga Soal Sikap Bengis Nando, Suami yang Bunuh Istri di Cikarang
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
Terkini
-
Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI
-
Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang
-
Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel
-
Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?
-
Bahan Baku Plastik dari Timur Tengah Terganggu, RI Cari Alternatif ke Amerika, Afrika hingga India
-
Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional
-
Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total
-
Kejagung Geledah Kantor KSOP Kalsel dan Kalteng Terkait Kasus Korupsi Samin Tan
-
Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?
-
Cara Memperbaiki Data NISN yang Salah dan Tidak Sesuai