Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep resmi terjun ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kaesang juga sudah menerima friendship card atau kartu tanda anggota (KTA) PSI.
Sebelumnya, PSI sudah memberikan kode dan sinyal terkait terkait bergabungnya Kaesang ke PSI. Beberapa waktu lalu, PSI sempat mengunggah sebuah video tentang seorang pria bernama Mawar yang baru saja masuk ke dunia politik.
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie menyebut hubungan persahabatan antara PSI dan Kaesang sudah terjalin cukup lama. Dari pertemuan tersebut, menjawab sosok Mawar yang menjadi misteri.
Setelah resmi bergabung, Kaesang Pangarep pun mengungkapkan alasannya menjadi kader PSI. Ia menyebut bahwa dirinya mempunyai keinginan dan kesamaan dengan PSI.
Lantas, seperti apakah profil dan biodata Kaesang Pangarep? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil Kaesang Pangarep
Putra bungsu dari Presiden Jokowi dan Iriana Jokowi Kaesang Pangarep lahir di Surakarta pada 25 Desember 1994. Ia merupakan adik dari Gibran Rakabuming Raka dan Kahiyang Ayu.
Kaesang menempuh pendidikan sekolah dasar di SDN 16 Mangkubumen Kidul, Laweyan, Solo dan pendidikan menengah di SMPN 1 Surakarta.
Kaesang Pangarep pernah bersekolah di Anglo-Chinese School International (ACSI) Singapura dengan program studi International Baccalaureate dan berhasil lulus pada tahun 2014. Ia kemudian melanjutkan perguruan tinggi di Singapore University of Social Science dan berhasil lulus pada tahun 2019.
Baca Juga: Usai Resmi Bergabung, PSI Depok Yakin Jalan Kaesang Jadi Wali Kota Depok Makin Mulus
Di tengah menjalani kegiatannya, Kaesang bisa disebut aktif di media sosial dengan mempunyai beragam akun media sosial mulai dari Twitter, blog, YouTube, sampai dengan Instagram.
Pada 10 Desember 2022 lalu, Kaesang menikahi seorang wanita bernama Erina Sofia Gudono. Pria yang selama ini dikenal sebagai seorang pengusaha tersebut resmi terjun ke dunia politik.
Sebelum bergelut di dunia politik, Kaesang lebih dikenal sebagai seorang pebisnis. Kesuksesan Kaesang dalam menggeluti bidang bisnis pun berhasil menjadikannya masuk ke dalam daftar 40 Under 40 Fortune Indonesia.
Alasan Terjun Ke Dunia Politik
Terkait dengan terjun Kaesang Pangarep ke dunia politik, sang kakak yang merupakan Wali Kota Solo Gibran Raka menyebut tidak ada dorongan kepada adiknya.
Diketahui, Kaesang mengatakan alasan terjun ke dunia politik karena ingin berkontribusi lebih untuk pembangunan. Sang kakak, Gibran tidak ingin ada yang menyebut dinasti politik. Gibran menjelaskan terjun ke dunia politik ada kompetisi sehingga semula memiliki peluang.
Berita Terkait
-
Usai Resmi Bergabung, PSI Depok Yakin Jalan Kaesang Jadi Wali Kota Depok Makin Mulus
-
Membandingkan Kaesang dan Rachmawati Soekarnoputri: Pilih Partai Lain Meski Keluarga PDIP
-
Resmi Jadi Politisi dan Masuk PSI, Intip Lagi Barang Mewah Kaesang Pangarep yang Diakui Didapat Dari Uang Rakyat
-
Bukan Jokowi, Restu Erina Gudono yang Mantabkan Kaesang Pangarep Gabung PSI
-
Manuver Kaesang Pangarep Usai 5 Bisnis Gulung Tikar, Kini Coba Peruntungan Gabung PSI
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini