Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, menegaskan jika Ganjar Pranowo telah menunjukan kualitas kepemimpinannya jelang Pilpres 2024. Hal itu sebagaimana terlihat dari adu gagasan di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Indonesia (UI).
Hal itu ditegaskan Hasto saat ditanya awak media mengenai kemungkinan Pilpres 2024 hanya diikuti dua poros koalisi saja dan Ganjar hanya menjadi cawapres.
Awalnya ia menyampaikan, PDIP sudah punya pengalaman secara empiris mengikuti Pemilu dengan sejumlah poros.
"PDI Perjuangan pada tahun 2004 ikut 5 poros, kemudian 2009 ada 3 poros, 2014 2019 2 poros, itu secara empiris, jadi kami menyiapkan seluruh tim pemenangan partai dan juga relawan kelompok-kelompok profesional, fungsional itu semua bersatu," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2023).
Ia lantas berbicara soal Ganjar yang sudah menunjukan kualitas kepemimpinannya sebagai bakal calon presiden.
"Apalagi kalau kita lihat perdebatan yang terjadi di UGM kemudian di UI, itu kan menunjukan kualitas dari kepemimpinan pak Ganjar Pranowo," tuturnya.
Menurutnya, Ganjar telah menunjukan hal itu dengan berbagai hal.
Hasto kemudian menyinggung sosok yang tak berani dalam merefleksikan diri di depan cermin. Sosok tersebut adalah Capres Prabowo Subianto yang malah memberi hormat.
"Dengan dukungan keluarganya, dengan keberpihakannya kepada rakyat, rekam jejak prestasinya bayangkan, bercemin saja ada yang takut," pungkasnya.
Baca Juga: Dinilai Tokoh Kuat Cawapres Dampingi Ganjar Pranowo, Ini Sosok Mahfud MD
Prabowo Enggan Bercermin
Sebelumnya, Bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto melakukan hormat kepada dirinya sendiri. Hal itu dilakukan Prabowo saat bercermin di sesi refleksi dalam program Mata Najwa on Stage "3 Bacapres Bicara Gagasan" di Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Selasa (20/9/2023).
Tanpa berbicara sedikit pun, Prabowo hanya memberikan gestur hormat saat bercermin.
Mulanya, Najwa Shihab membuka percakapan dengan Prabowo mengenai masa muda Prabowo. Ia menanyakan apa hal yang diingat Prabowo ketika seusia para mahasiswa yang hadir secara fisik di Graha Sabha Pramana, UGM.
"Pak Prabowo ini sudah di ujung dialog kita malam ini pak dan seperti," kata Najwa.
Prabowo lantas berbicara, "Kalau bisa saya seumur kalian. Saya lebih gembira lagi," ucapnya.
Najwa lantas menanyakan apa yang diingat Prabowo pada masa muda.
"Apa, apa yang bapak ingat waktu umur-umur segini pak?" tanya Najwa.
"Semangat," jawab Prabowo.
Najwa memastikan kembali jawaban Prabowo dengan bertanya ulang.
"Semangat? Gembira terus waktu itu bapak? Gembira terus?" tanya lagi.
"Semangat," jawab Prabowo.
Najwa kemudian mulai memberitahukan adanya sesi refleksi di mana para bakal calon presiden sebelumnya yang hadir juga telah melakukannya, yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Keduanya melakukan refleksi dengan berbicara kepada diri sendiri dengan cara bercemin.
"Karena ini nyambung dengan pertanyaan penutup pak, jadi saya ingin minta bapak Prabowo untuk refleksi. Refleksi atas perjalanan hidup selama ini dan apa bayangan yang akan bisa dijdikan pegangan Prabowo," kata Najwa.
Di sela-sela Najwa menjelaskan, kru program kemudian membawakan cermin ke atas stage. Najwa lantas menegaskan kembali kepada Prabowo tentang sesi refleksi yang dimaksud.
"Ini cerminnya pak, ini cermin. Jadi kalau refleksi itu kami ibaratkan cermin yang.. saya minta Pak Prabowo," pinta Najwa kepada Prabowo untuk bercermin.
Prabowo yang mendengar permintaan Najwa itu lantas berjalan mendekati cermin. Ia menatap cermin dan memberikan hormat. Tidak sepatah kata diucapkan kepada Prabowo.
Berita Terkait
-
ASN Dilarang Follow hingga Like Akun Medsos Capres-Cawapres, Heru Budi: Saya Sudah Beri Arahan
-
Anies Baru Hari Ini, Prabowo Diam-diam Sudah Bikin SKCK Pekan Lalu
-
Usai Urus SKCK di Baintelkam Polri, Anies Klaim Siap Daftar Capres Hari Pertama
-
Dinilai Tokoh Kuat Cawapres Dampingi Ganjar Pranowo, Ini Sosok Mahfud MD
-
Ganjar Pranowo Buka Suara Duet Ganjar-Prabowo, Sangat Mungkin Terjadi!
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto