Luhut Binsar Pandjaitan ditanya capres pilihannya di Pilpres 2024, siapa jagoan Menko Marves ini?
Momen Luhut bicara soal capres pilihannya ini terjadi ketika Luhut menjadi bintang tamu di talkshow ROSI. Awalnya, host bertanya apakah Menko Marves tersebut akan lebih mendukung Prabowo Subianto di kontestasi.
Sembari melempar senyum, Luhut mengaku enggan membeberkan perihal arah dukungannya kepada sejumlah kandidat bakal calon presiden.
"Pak Luhut dukung Pak Prabowo ya buat 2024?" tanya host dikutip dari unggahan shorts kanal YouTube KOMPASTV pada Kamis (28/9/2023).
"Hm? Masa saya musti kasih tahu hak pilih saya. Biar aja nanti waktu yang menjawab itu," jawab Luhut.
Lebih lanjut, Luhut membeberkan jika dirinya sesuai kehendak hati nuraninya. Meskipun demikian, ia akhirnya sedikit membocorkan tentang calon presiden yang akan dipilihnya di Pilpres 2024.
"Tergantung hati saya juga. Siapa yang paling saya anggap bisa bekerja sama dengan saya. Itu sangat manusiawi. Kalau musuhin saya, ya ngapain saya ke dia," jelas Luhut.
Salah satu bacapres yang pernah berselisih pendapat dengan Luhut adalah Anies Baswedan.
Perseteruan Luhut Binsar Pandjaitan vs Anies Baswedan
Baca Juga: Bertemu Ketum PDIP, Apa Isi Obrolan Prabowo dengan Megawati? Siap Duet dengan Ganjar Pranowo?
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menabuh 'genderang perang' terhadap Anies Baswedan gegara pernyataannya yang mengkritik kebijakan subsidi mobil listrik.
Diketahui bahwa Anies sempat mengkritik pemerintah yang hendak memberikan subsidi agar masyarakat dapat membeli mobil listrik dengan harga yang lebih terjangkau.
Bagi sang eks Gubernur DKI Jakarta tersebut, wacana tersebut tidak tepat diimplementasikan untuk menekan angka emisi dan kemacetan.
Sontak, Luhut menyerang balik Anies atas kritiknya tersebut.
Luhut juga menantang Anies datang ke kantor Menkomarves lantaran memberikan pernyataan demikian.
Anies kritik wacana subsidi mobil listrik
Berita Terkait
-
Bertemu Ketum PDIP, Apa Isi Obrolan Prabowo dengan Megawati? Siap Duet dengan Ganjar Pranowo?
-
Banjir Orang-orang Hebat, Daftar Tamu Ulang Tahun yang Buat Luhut Kaget
-
Teka-teki Cawapres Prabowo: Mengerucut Dua Nama, Kapan Diumumkan?
-
Anies Cerita Alexis di Depan Kiai dan Ulama Jember; Dulu di Jakarta Ada Satu Tempat yang Sangat Berkuasa
-
Dilema Politik Identitas Saat Pasangan Anies-Cak Imin Penuhi Undangan Habib Rizieq
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet