Suara.com - Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menghadirkan pameran seni bertema Suatu Hari yang Baik 2024, hari ini, Senin (2/9/2023). Pameran yang diselenggarakan di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno ini menjelaskan mengenai perkembangan perkotaan dari masa ke masa di Indonesia.
Adapun tujuan pameran ini adalah untuk memperlihatkan pada para generasi muda history perkotaan yang sudah berjalan dari abad 19 hingga saat ini, serta prediksi ke depan.
“Pameran ini bertujuan untuk sharing knowlage mengenai story yang lama hingga 2045. Seperti apa sih nanti ke depan. Kita bisa mengambil hal yang positif, menghilangkan hal yang kurang baik sebagai pembelajaran," kata Dian Irawati, Direktur Binateknik Permukiman dan Perumahan.
Tidak hanya mengenai perkembangan perkotaan dari masa ke masa di Indonesia, pameran ini juga menyampaikan gaya hidup masyarakat ke depan, cara mengelola sampah hingga sampai cara mengelola air di masa akan datang.
Pameran ini dibuka untuk umum mulai 3 Oktober 2023, dan berakhir pada 18 Oktober. Jam buka untuk weekdays pada 10.00 - 18.00 WIB dan weekend pada 08.00 - 18.00 WIB.
Berita Terkait
-
Kapolri Soroti Ancaman Kehadiran Kelompok Narcoterrorism di Tengah Generasi Muda
-
Masyarakat Makin Antusias Investasi Kripto, Pelanggan Aset Didominasi Kaum milenial
-
Prabowo Subianto Disebut Capres yang Beri Jalan Generasi Milenial untuk Berpolitik
-
Menjaring Ide dan Solusi Inovatif Generasi Muda untuk Pembangunan Berkelanjutan
-
Potret Budaya Baca di Indonesia, Masih Memprihatinkan?
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis
-
Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi
-
KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji
-
Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh
-
Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses
-
Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak
-
Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel
-
Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih