Suara.com - Seorang pria tanpa identitas dilaporkan tertabrak kereta api di jalur perlintasan kereta api di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Senin (2/10/2023). Peristiwa itu diketahui terjadi pukul 05.34 WIB.
Kabar mengenai insiden tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat. Sekitar pukul 08.10 WIB, pihak kepolisian tiba di lokasi.
"Didapatkan mayat seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya ditutup dengan daun pisang, tergeletak di dekat perlintasan kereta api," kata Kapolsek Matraman Kompol Mobri Cardo Pandjaitan kepada wartawan.
Berdasarkan keterangan dua orang saksi di lokasi, korban dilaporkan tertemper bagian gerbong kereta. Saat itu, kereta sedang melintas dari arah Depo Cipinang menuju arah Stasiun Jatinegara.
"Mendapatkan informasi dar petugas porter, bahwa ada korban tertempet lokomotif KA IKM 1200 di perlintasan KA dekat wesel 83 A.1," jelas Mobri.
Mobri mengatakan korban sempat terseret sejauh 20 meter akibat tertabrak kereta. Bagian kepala dan wajah korban ditemukan dalam kondisi hancur.
"Korban terseret kurang lebih sampai 20 meter," ujar Mobri.
Jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Kasus tersebut kini ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Matraman.
Baca Juga: 'Teror' Kawanan Monyet Liar di Cipayung, Warga Resah: Takut Digigit
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT