Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada Rabu (11/10/2023) besok. Dalam agenda yang sudah dijadwalkan KPK, SYL akan bakal diperiksa sebaga saksi terkait kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).
Menurut Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, agenda pemeriksaan SYL untuk melengkapi berkas tersangka lain dalam kasus tersebut.
"Tim Penyidik KPK menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan sebagai saksi Syahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian RI). Pemanggilan yang bersangkutan dalam kapasitas sebagai saksi tentu sebagai bagian dari kebutuhan melengkapi alat bukti dalam berkas perkara penyidikan perkara tersangka lain," kata Ali lewat keterangannya yang diterima Suara.com, Selasa (10/10/2023).
Kepada Syahrul, KPK berharap SYL bersikap kooperatif untuk memenuhi panggilan penyidik pada Rabu besok.
"Kami harap yang bersangkutan dapat hadir sesuai dengan komitmennya yang akan selalu kooperatif mengikuti seluruh proses penyelesaian perkara dimaksud," kata Ali.
Kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian telah diusut KPK sejak awal Januari 2023. Kemudian pada 14 Juni 2023, KPK menyatakan meningkatkannya ke penyelidikan. Lalu pada 26 September KPK meningkatkannya ke proses penyidikan.
Dalam kasus ini, KPK menetapkan tiga pasal sekaligus yang berkaitan dengan dugaan pemerasan , dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang.
Tiga orang dikabarkan sudah berstatus tersangka. Mereka adalah Syahrul Yasin Limpo, Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan Muhammad Hatta dan Sekjen Kementan Kasdi Subagyono.
Rangkain penyidikan sudah dilakukan KPK, termasuk penggeledahan di rumah dinas Syahrul yang berada di Jakarta dan di rumah pribadinya di Makasar.
Dalam serangkaian penggeladehan itu, KPK menyita uang sebesar Rp30 miliar, 12 senjata api, catatan keuangan, dokumen pembelian aset bernilai ekonomis.
Sementara di rumah pribadi SYL, KPK menyita sejumlah dokumen dan satu unit mobil Audi A6.
Selain itu, KPK juga telah menggeledah di rumah Muhammad Hatta yang berada di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dari hasil penggeledahan itu, Penyidik KPK menemukan sejumlah dokumen dan uang ratusan juta. Namun hingga kini, KPK belum juga mengumumkan status tersangka dalam kasus ini.
Berita Terkait
-
Khawatir Ada Konflik Kepentingan, Ketua KPK Firli Bahuri Tak Boleh Ikut Tangani Kasus Korupsi Kementan
-
Tepis Kabar Rumah Ketua KPK Firli Bahuri Digeledah Polisi, Polda Metro Jaya: Belum Dapat Informasi
-
Panggil Dokter Spesialis jadi Saksi Kasus Korupsi di Kementan, Apa yang Digali KPK?
-
Soal Dugaan Pimpinan KPK Memeras di Kasus SYL: Jangan sampai Ada Saling Sandera, Apalagi Kompromi!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!
-
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan
-
Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi
-
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus
-
Laba BCA Syariah Meningkat, Aset Tembus Rp20,7 Triliun