News / Nasional
Selasa, 10 Oktober 2023 | 15:53 WIB
Beredar foto memperlihatkan Ketua KPK Firli Bahuri dan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di sebuah GOR bulutangkis di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat. (Ist)

Suara.com - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana mendesak agar Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri tidak dilibatkan dalam kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Hal itu disampaikannya menyusul dugaan pemerasan yang dilakukan pimpinan KPK pada kasus korupsi di Kementan. Saat ini kasus tersebut sudah naik ke penyidikan di Polda Metro Jaya.

"Sembari menunggu proses penyidikan di Polda Metro Jaya rampung, ICW mendesak KPK agar tidak lagi melibatkan saudara Firli Bahuri dalam setiap pengambilan keputusan terkait penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi di Kementerian Pertanian," kata Kurnia saya dihubungi Suara.com, Selasa (10/10/2023).

Menurut Kurnia hal itu menjadi catatan penting bagi KPK guna menjamin independensi proses penyidikan kasus korupsi yang turut menyeret nama mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo.

"Hal ini penting untuk menjamin independensi proses hukum di KPK dan adanya potensi benturan kepentingan. Sebab sebelumnya diketahui Firli pernah bertemu dengan Syahrul, di mana pertemuan itu diduga keras bukan dalam kaitan kedinasan KPK." kata Kurnia.

Ketua KPK Firli Bahuri bertemu dengan eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) di GOR Badminton Jakarta pada 2022 lalu. (ist/Antara)

"Terlebih Firli merupakan pihak yang diduga menjadi pelaku pemerasan terhadap Syahrul sebagaimana saat ini sedang ramai dibincangkan masyarakat," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, KPK sudah dinaikkan status kasus korupsi di Kementan dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Sejumlah orang juga sudah dikabarkan sudah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Syahrul Yasin Limpo. Namun, kekinian KPK masih urung mengumumkan ke publik soal status tersangka dalam kasus tersebut.

Sementara, kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK sudah ditingkatkan ke penyidikan setelah dilaksanakan gelar perkara oleh Polda Metro Jaya. Polisi juga sudah memeriksa enam orang saksi, termasuk Syahrul, sopir dan ajudannya.

Kemudian juga Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar. Nama Irwan sempat disebut sebagai sosok perantara yang mempertemukan Ketua KPK Firli Bahuri dengan SYL Desember 2022 lalu.

Baca Juga: Tepis Kabar Rumah Ketua KPK Firli Bahuri Digeledah Polisi, Polda Metro Jaya: Belum Dapat Informasi

Viral

Foto pertemuan antara SYL dan Firli baru-baru ini beredar di media sosial. Dalam foto tersebut Firli nampak mengenakan kaus olahraga. Sedangkan SYL terlihat mengenakan kemeja hitam bercorak putih.

Pertemuan ini disebut terjadi di sebuah Gor Bulu Tangkis di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat pada Desember 2022 lalu.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak menyebut penyidik telah merencanakan memeriksa kembali Irwan setelah perkara tersebut resmi ditingkatkan statusnya ke tahap penyidikan. 

"Setelah tahap penyidikan ini, akan diagendakan pemanggilan terhadap yang bersangkutan untuk dimintai keterangan sebagai saksi," katanya.   

Load More