Dia mengungkapkan upaya keterbukaan perusahaan juga tercermin dalam impact story yang kekinian juga menjadi tantangan tersendiri mengisi ruang-ruang digital, melalui konten kreatif.
“Karena itu perlu upaya kolaborasi selalu lebih baik, misalnya program yang pernah dilakukan Chandra Asri yakni kerap dihubungkan pada Gen Z, beberapa kegiatan yang sudah dilakukan seperti mengelola plastik pasca pakai, sekaligus ikut mengedukasi edukasi masyarakat para pegiat cek fakta,” ujar Chrysanthi menjelaskan.
Sesi yang dimoderatori Asep Saefullah, juga menghadirkan Head of Digital Strategy Suara.com, Dimas Sagita yang mengungkapkan konten kreatif ialah konten yang menghadirkan story telling nan menarik. Sementara menghasilkan konten yang baik juga akan berdampak pada reputasi media.
“Bagaimana membuat konten berdampak besar? Di Suara.com sering menyajikan liputan-liputan mendalam, yang kemudian berdampak baik secara kebijakan sekaligus publik. Tidak hanya konten, diperlukan juga kolaborasi yang kemudian akan memberikan dampak lebih luas,” ujar Dimas menjelaskan.
Dimas menekankan menciptakan konten yang menarik juga perlu mempelajari bagaimana audiensnya, mulai dari rentang usia, gender sekaligus asal/lokasi pembacanya.
Karena dengan mengetahui audiens akan lebih mudah membuat konten karena adanya unsur kedekatan.
“Dalam konten juga ada kedekatan isu, konsep sekaligus distribusi yang menargetkan audiens, bagaimana mengemas konten tersebut terutama menyasar kalangan anak muda yang merupakan pengguna terbanyak media sosial,” sambung Dimas.
Dalam penjelasannya, Dimas menekankan konten menarik ialah konten dengan menerapkan story telling agar sangat bisa mengubah pola pikir, bercerita di media sosial dengan berkomunikasi dua arah sekaligus memancing audiens berinteraksi.
“Membutuhkan cara khusus dan hal tersebut bisa dilakukan di media sosial. Apalagi, setiap media sosial akan beda perlakuannya. Setiap media sosial pun akan terus berkembang. Sebelumnya kita tidak bahas TikTok, namun sekarang sampai dengan tiga/lima tahun ke depan, TikTok menjanjikan,” ucap Dimas.
Baca Juga: Ajang Akbar Local Media Summit 2023 Resmi Ditutup
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua