Suara.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto meminta tiap daerah penyangga sekitar Ibu Kota agar ikut menyelenggarakan razia tilang uji emisi. Pemprov DKI juga telah melakukan razia uji emisi sejak hari ini, Rabu (1/11/2023).
Menurut Asep, demi meningkatkan keefektifan uji emisi, maka diperlukan peran dari daerah sekitar. Sebab, kendaraan yang melintas di Jakarta setiap harinya tidak hanya berasal dari Ibu Kota.
"Memang Dinas Lingkungan Hidup kerja sama Kementerian LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan) sudah imbau Pemkot sekitar Jakarta, bodetabek, untuk juga lakukan hal yang sama seperti Pemprov DKI," ujar Asep di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Menurutnya, data kendaraan yang sudah melakukan uji emisi sudah terintegrasi dalam Sistem Aplikasi Uji Emisi (Si Umi). Pemerintah wilayah sekitar Jakarta bisa mengakses Si Umi agar mengetahui kendaraan yang sudah lulus uji emisi.
"Jadi semua bengkel di jabodetabek diharapkan terafiliasi dengan sistem aplikasi Si Umi ini. Sehingga kendaraan lhar jakarta bisa terjamin masuk Jakarta dengan kualitas emisi yang sudah baik," tuturnya.
Selain itu, memang Kementerian LHK sudah mengumpulkan para Kepala Dinas LH se-Jabodetabek untuk menggencarkan uji emisi pada warga. Diharapkan setelah kegiatan ini dilaksanakan secara serentak maka akan bisa mengurangi polusi udara di Jakarta.
"Sehingga ke daratan di luar Jakarta yang masuk ke Jakarta juga kualitas emisinya lebih terjaga," terangnya.
Razia Uji Emisi
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya kembali melaksanakan razia tilang uji emisi di lima lokasi sejak Rabu (1/11). Hasilnya, sebanyak 57 kendaraan terjaring giat operasi penegakan hukum ini.
Baca Juga: Pemotor Protes ke Polisi, Merasa Terzalimi Usai Terkena Tilang Uji Emisi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan bahwa pada hari pertama pelaksanaan tilang ini, petugas mencatat ada ratusan kendaraan yang dirazia. Mereka diminta melakukan uji emisi oleh petugas dengan alat yang disediakan di tempat.
“Sebanyak 257 kendaraan dilakukan uji emisi on the spot. Total ada 57 kendaraan yang dikenai sanksi tilang karena tidak lulus uji emisi. Rinciannya 20 unit kendaraan roda empat dan 37 unit kendaraan roda dua,” ujar Asep kepada wartawan.
Ia menyebut selama ini pihaknya gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai kewajiban uji emisi. Pada bulan September lalu, pihaknya juga sudah melakukan giat serupa pada awal September.
“Sejak tahun 2021, Pemprov DKI Jakarta terus menggencarkan sosialisasi kewajiban uji emisi dalam rangka perbaikan kualitas udara,” kata Asep.
Selain itu, ia juga menyebut edukasi publik mengenai kewajiban uji emisi sudah dilakukan DLH dengan berbagai macam cara dan pendekatan.
“Mulai dari program Uji Emisi Gratis, Uji Emisi Akbar serentak tiga provinsi, Pekan Uji Emisi yang melibatkan lebih dari 500 bengkel di Jakarta, hingga pelatihan instruktur uji emisi di tiga provinsi,” kata Asep.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?
-
Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah
-
Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang
-
KPAI Sebut Rumah, Sekolah, dan Ruang Digital Masih Jadi Tempat Rawan bagi Anak
-
Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000
-
Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh
-
Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
-
Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?
-
Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?
-
Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim