Suara.com - Jurnalis senior, Aiman Witjaksono membenarkan telah nonaktif dari kegiatan jurnalistik karena ditunjuk sebagai Juru Bicara atau jubir pasangan capres-cawapres, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
"Iya betul, saya non aktif dari segala kegiatan jurnalistik saya," kata Aiman dalam keterangannya yang diterima Suara.com, Sabtu (4/11/2023).
Selama menjadi jubir, Aiman mengaku saat ini sedang tidak terlibat dalam kegiatan jurnalistik karena menghormati kode etik yang ada di jurnalistik.
"Salah satu klausul kode etik maupun pasal dalam pasal Undang Undang Pers, mewajibkan seorang jurnalis untuk berlaku independen," jelas Aiman.
"Meski kata independen tidak memiliki ukuran yang pasti, tapi menjadi juru bicara pasangan Pilpres, jelas sulit untuk dipersepsikan independen!," imbuhnya.
Selain itu, Aiman mengatakan, ia nonaktif menjadi jurnalis karena ikut berkontestasi sebagai caleg dari Partai Perindo untuk Daerah Pemilihan Jakarta Timur atau DKI Jakarta I.
"Ini sesuai janji saya dulu saat pertama kali mendaftar di Partai, bahwa ketika DCT muncul dan ada nama saya di situ, maka seketika itu, saya mundur dari profesi wartawan," jelas Aiman.
Berita Terkait
-
Biodata Jenderal Bintang Dua di Balik Pencopotan Baliho Ganjar-Mahfud saat Kunjungan Jokowi
-
Hasto Singgung Politik Diskriminasi Usai Baliho Ganjar-Mahfud dan PDIP Dicopot saat Jokowi Kunker di Bali
-
Bongkar Modus Kasus TPPU Rp189 Triliun, Mahfud MD: Emas Batangan Pura-pura Diolah jadi Perhiasan
-
Mahfud MD: Penyidik Bea Cukai Terbitkan Sprindik Kasus TPPU Impor-Ekspor Emas Rp 189 Triliun
-
BPJS Kesehatan Berikan Penghargaan Bagi 20 Jurnalis Terbaik
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU