Sebelumnya Ia termasuk salah satu siswa Dawrat al-Tathqif al-Shar'i li al-'Ulum al-Islamiyah yang digelar Internationalize Zentrum Fur Islamische Wissenschaften di Bogor sejak 2006 sampai 2008.
Setelah satu tahun, Arrazy memutuskan untuk melanjutkan S2 Pengkajian Islam di UIN Syarif Hidayatullah dan lulus pada 2011. Tak hanya itu, Arrazy seolah selalu haus akan ilmu.
Ia kemudian melanjutkan S3 di jurusan dan universitas yang sama dan berhasil lulus pada 2017. Jadi jika ditelisik dari riwayat pendidikan dan keilmuannya seharusnya Buya Arrazy Hasyim tidak layak dicap hanya memiliki satu persen ilmu tentang Palestina.
Pertanyaan Buya Arrazy Hasyim sekolah dimana telah terjawab. Sekarang yang menjadi tanda tanya berikutnya adalah dari mana informasi-informasi kurang tepat seputar Hamas dan Palestina yang didapatkan oleh Buya Arrazy sampai-sampai ia berani melontarkannya dimuka umum seperti itu?
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Tuding Donasi untuk Palestina Banyak Diselewengkan, Buya Arrazy Ramai Ditantang Debat: Jangan Asal Ngomong!
-
Beda Adab Ustaz Abdul Somad vs Buya Arrazy Soal Situasi Palestina
-
Mengenal Hamas, Organisasi yang Dituding Buya Arrazy Selewengkan Donasi Untuk Warga Palestina
-
Silsilah Buya Arrazy Hasyim, Ulama Kontroversial yang Bahas Hamas
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!
-
Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas
-
Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!
-
Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!
-
Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket
-
Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Sempat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan
-
TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak