Apa Itu Two State Solution?
Two-state solution merupakan sebuah solusi antara dua negara, dengan diakui adanya dua negara, seperti Palestina dan Israel yang harus hidup berdampingan dengan damai.
Two-state solution menjadi usulan yang dinilai mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi antara Palestina dan Israel.
Melansir dari Britannica, two-state solution atau dalam bahasa Indonesia artinya solusi dua negara merupakan kerangka kerja yang akan diusulkan untuk menyelesaikan konflik antara Palestina dan Israel.
Hal ini dapat terjadi bila mendirikan dua negara untuk dua bangsa, yakni Israel untuk orang Yahudi dan Palestina untuk rakyat Muslim.
Adapun cara kerja solusi dua negara yang dimaksud yakni kedua pihak, dalam konfil ini Palestina dan Israel, harus mengakui terkait keberadaan masing-masing sebagai sebuah negara. Tentunya hal ini terjadi dengan perundingan batas wilayah yang sudah disepakati.
Demikianlah ulasan tentang apa itu two state solution. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Baca Juga: Pesan Elon Musk ke Israel: Jika Bunuh 1 Anak di Gaza, Maka Kalian Sukses Perbanyak Anggota Hamas
Berita Terkait
-
Pesan Elon Musk ke Israel: Jika Bunuh 1 Anak di Gaza, Maka Kalian Sukses Perbanyak Anggota Hamas
-
Jokowi Desak AS Upayakan Gencatan Senjata Israel, Bagaimana Reaksi Joe Biden?
-
Karir Politik Jokowi dari Pertama Kali Gabung PDIP Hingga Jabat Presiden Indonesia
-
Bikin Jokowi Tersenyum, Bos Freeport Tambah Saham di Indonesia
-
Menantu Jokowi Bobby Nasution Bakal Kembalikan KTA PDIP di Tanggal Cantik: Saya Sudah Koordinasi!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara