Suara.com - Parasnya cantik dengan rambut panjang terurai, umurnya pun baru 19 tahun, namanya Ghisca Debora Aritonang. Tapi siapa sangka, di balik wajah rupawan terselip sifat jahat sekaligus tamak.
Ghisca adalah tersangka penipu tiket konser Coldplay yang baru saja manggung di Jakarta beberapa hari lalu. Tak tanggung-tanggung dia menipu banyak orang, nilainya fantastis total mencapai Rp 5,1 miliar atau setara dengan 2.268 tiket!
Dengan wajah tertunduk, Ghisca dihadirkan polisi di Mapolres Jakarta Pusat pada Senin (20/11/2023) siang. Dengan tangan terborgol dia diapit dua orang Polwan.
Dari sosoknya, meski sudah mengenakan baju tahanan warna orange dengan kaki beralas sandal jepit, tampak Ghisca adalah sosok perempuan yang merawat diri. Kuku jemarinya merah gelap, mengkilat seperti baru saja pedikur.
Di bagian depan terhampar di meja tempat barang bukti, sejumlah tas dan sepatu bermerek. Mulai dari Hermes hingga Celine terbungkus rapi di plastik tembus pandang.
Tas dan sepatu bermerek dan tentu berharga mahal itu diduga dibeli dari hasil tipu-tipu tiket konser Coldplay.
Meski sudah ditangkap, Ghisca tampaknya masih memiliki sisa 'nyali' buat bersuara. Saat diberi waktu untuk berbicara ia mengakui kesalahannya dan siap mengikuti proses hukum.
“Saya Ghisca Debora Aritonang. Saya mengakui kesalahan saya dan saya akan mengikuti proses hukum. Proses ini sudah saya serahkan ke pihak kepolisian,” ujarnya dengan suara kurang jelas.
Gaya Hedon Ghischa
Baca Juga: Nikmatnya Hidup Ghisca Debora Sebelum Jadi Tersangka, Temui Pacar dan Cari-cari Kampus di Belanda
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Chandra Mata Rohansyah kepada wartawan, Selasa (21/11/2023) mengatakan, fakta baru dari kasus ini adalah, Ghisca sempat bepergian ke Belanda.
Dari hasil pemeriksaan maksud dan tujuan Ghisca ke Belanda adalah mencari kampus hingga bertemu kekasihnya.
"Ada katanya pacarnya di sana, sambil melihat-lihat universitas yang bagus di sana," kata Chandra.
Chandra bilang, Ghisca dan keluarganya memang memiliki kebiasaan bepergian ke luar negeri. Kebiasaan ini telah dilakukan sebelum yang bersangkutan menekuni bisnis jual beli tiket konser sejak 2022.
"Karena bapaknya keluarganya habbit-nya jalan-jalan kalau punya uang. Mereka suka jalan-jalan ke Singapura, Malaysia, Belanda, sebelum si Ghisca bermain (penipuan) tiket sejak tahun 2022," tutur Chandra.
Chandra memastikan penyidik tidak akan terpaku pada pengakuan Ghisca semata. Dia mengklaim hingga kekinian penyidik masih terus mendalami terkait aliran uang hasil kejahatan tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Nikmatnya Hidup Ghisca Debora Sebelum Jadi Tersangka, Temui Pacar dan Cari-cari Kampus di Belanda
-
Ghisca Debora Tersangka Penipuan Tiket Coldplay Tak Kena Pasal TPPU? Ternyata Ini Alasan Polisi
-
Ayah Ghisca Debora Panas Ditagih Duit Ganti Rugi Tiket Konser Coldplay: Kamu Jangan Gitu Dong!
-
Tak Jerat Ghisca Debora Tersangka Penipuan Tiket Coldplay Pakai Pasal TPPU, Ini Alasan Polisi
-
Kasus Penipuan Tiket Konser Coldplay, PPATK: Transaksi Rekening Ghisca Debora Capai Rp40 Miliar
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa